Arenabetting – Manchester City mulai bersiap menghadapi masa depan tanpa Pep Guardiola. Meski kontrak sang pelatih masih berlaku hingga 2027, klub disebut sudah menyusun rencana jangka panjang untuk mencari penerusnya.
Salah satu nama yang mencuat adalah Vincent Kompany. Legenda klub tersebut dinilai sebagai kandidat ideal, meski City disebut tidak akan terburu-buru merekrutnya.
Guardiola Masih Jadi Kunci
Pep Guardiola disebut masih menjadi sosok sentral di Manchester City. Selama hampir satu dekade, ia berhasil membawa klub meraih berbagai gelar bergengsi.
Kontraknya yang masih tersisa membuat posisi pelatih belum dalam kondisi mendesak. City masih percaya penuh pada kepemimpinannya.
Meski begitu, klub tetap melakukan antisipasi. Mereka tidak ingin terlambat mencari pengganti jika suatu saat Guardiola memutuskan pergi.
Langkah ini menunjukkan bahwa City ingin menjaga stabilitas jangka panjang.
Kompany Jadi Kandidat Ideal
Vincent Kompany disebut masuk dalam daftar kandidat utama. Hal ini tidak lepas dari statusnya sebagai legenda Manchester City.
Ia pernah menjadi kapten tim dan memiliki kontribusi besar dalam kesuksesan klub. Pengalaman tersebut membuatnya memahami budaya dan filosofi City.
Selain itu, Kompany juga mulai menunjukkan kualitas sebagai pelatih. Ia dianggap memiliki potensi untuk mengikuti jejak Guardiola.
Kombinasi pengalaman sebagai pemain dan pelatih membuatnya dinilai cocok untuk posisi tersebut.
Hambatan dari Bayern Munich
Meski dianggap ideal, proses mendatangkan Kompany tidak akan mudah. Saat ini, ia masih terikat kontrak dengan Bayern Munich.
Kontraknya bahkan disebut berlaku hingga 2029 dan tidak memiliki klausul pelepasan. Hal ini membuat peluang transfer dalam waktu dekat menjadi kecil.
Di Bayern, Kompany juga disebut sedang menikmati masa sukses. Ia berhasil membawa tim meraih gelar dan mendapat dukungan penuh dari manajemen.
Hubungan yang baik dengan klub membuatnya tidak punya alasan untuk pergi dalam waktu dekat.
City Pilih Sabar dan Strategis
Manchester City disebut tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Mereka lebih memilih menunggu momen yang tepat untuk mendekati Kompany.
Klub juga ingin melihat perkembangan Kompany sebagai pelatih dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini dianggap penting sebelum memberikan tanggung jawab besar.
Dengan pendekatan ini, City berharap bisa mendapatkan sosok yang benar-benar siap untuk jangka panjang.
Pada akhirnya, rencana ini menunjukkan bahwa City tidak hanya fokus pada masa kini, tetapi juga masa depan. Jika semua berjalan sesuai rencana, Kompany bisa jadi sosok yang melanjutkan era sukses di Etihad.


