Arenabetting – Mohamed Salah kembali menunjukkan kelasnya saat Liverpool menghajar Galatasaray di Liga Champions. Dalam kemenangan telak 4-0 di Anfield, bintang asal Mesir itu bukan hanya berkontribusi besar, tapi juga mencatatkan rekor baru yang bersejarah.
Salah mencetak satu gol dan dua assist dalam laga tersebut. Penampilannya membantu Liverpool memastikan tiket ke perempatfinal dengan agregat 4-1.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, performa Salah tetap jadi sorotan utama. Ia berhasil bangkit dan memberikan dampak besar bagi tim sebelum akhirnya ditarik keluar karena cedera.
Rekor Baru: Raja Gol Afrika di Liga Champions
Gol yang dicetak Salah dalam pertandingan ini ternyata punya arti lebih besar. Ia resmi menjadi pemain Afrika pertama yang mampu mencetak 50 gol di Liga Champions.
Catatan ini menjadikannya sebagai top scorer sepanjang masa dari benua Afrika di kompetisi elite Eropa tersebut. Sebuah pencapaian yang tidak mudah dan menunjukkan konsistensinya di level tertinggi.
Sebagian besar gol tersebut ia cetak bersama Liverpool, sementara sisanya berasal dari masa bermainnya di klub lain seperti Basel dan AS Roma.
Rekor ini diprediksi akan sulit dikejar dalam waktu dekat oleh pemain Afrika lainnya.
Jarak dengan Pesaing Masih Jauh
Jika melihat daftar pencetak gol terbanyak asal Afrika di Liga Champions, posisi Salah masih sangat aman. Ia unggul jauh dari para pesaingnya.
Sadio Mane yang berada di posisi berikutnya memiliki selisih cukup besar dan kini sudah tidak bermain di kompetisi Eropa. Hal ini membuat peluangnya mengejar semakin kecil.
Nama-nama lain seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Riyad Mahrez, hingga Victor Osimhen juga masih terpaut cukup jauh.
Dengan kondisi tersebut, rekor Salah berpotensi bertahan cukup lama.
Kontribusi Lebih dari Sekadar Gol
Dalam laga melawan Galatasaray, kontribusi Salah tidak hanya terlihat dari gol yang ia cetak. Ia juga berperan besar dalam terciptanya gol-gol lain melalui assist.
Hal ini menunjukkan bahwa perannya di tim tidak hanya sebagai finisher, tetapi juga kreator serangan. Ia mampu membaca permainan dan memberikan peluang bagi rekan setimnya.
Salah bahkan sempat disebut lebih memilih memberi assist daripada mengejar gol pribadi dalam beberapa momen.
Mentalitas seperti ini membuatnya semakin dihargai oleh rekan setim dan pelatih.
Dianggap Legenda oleh Rekan Setim
Rekan setimnya, Hugo Ekitike, menyebut Salah sebagai sosok legenda. Ia menilai bahwa kontribusi Salah selama ini tidak bisa diragukan.
Meski sempat mendapat kritik, Salah tetap menunjukkan kualitasnya di lapangan. Konsistensi dan dedikasinya membuatnya tetap menjadi pemain penting bagi Liverpool.
Ekitike juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap sikap Salah yang tetap memikirkan tim, bukan hanya pencapaian pribadi.
Dengan rekor baru ini, Salah semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Afrika di panggung Liga Champions.


