Arenabetting – Masa depan Andre Onana lagi jadi bahan obrolan hangat di dunia sepak bola. Kiper milik Manchester United itu saat ini memang sedang menjalani masa peminjaman di klub Turki, Trabzonspor, sepanjang musim 2025/2026.
Awalnya, klub tersebut terlihat cukup tertarik untuk mempermanenkan status Onana setelah masa pinjamannya selesai. Namun belakangan muncul kabar kalau rencana itu mulai berubah. Penyebab utamanya ternyata satu hal yang cukup klasik di dunia transfer: harga yang dianggap terlalu mahal.
Dipinjamkan MU, Ada Opsi Beli Permanen
Seperti yang sudah diketahui, Manchester United melepas Onana ke Trabzonspor dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Dalam kesepakatan tersebut sebenarnya ada klausul pembelian permanen.
Namun opsi tersebut sifatnya tidak wajib, jadi Trabzonspor tetap punya kebebasan untuk menentukan apakah mereka ingin menebus sang kiper atau tidak.
Awalnya, peluang Onana untuk tetap bertahan di Turki cukup terbuka. Performanya sempat membuat manajemen klub mempertimbangkan langkah permanen. Tapi setelah melihat angka yang diminta Manchester United, situasinya berubah cukup drastis.
Harga dari MU Bikin Klub Turki Kaget
Wakil Presiden Trabzonspor, Zeyyat Kafkas, akhirnya buka suara mengenai situasi ini. Ia mengungkapkan bahwa pihak klub sebenarnya sempat memikirkan kemungkinan untuk membeli Onana secara permanen.
Namun Manchester United disebut memasang harga yang berada di kisaran 40 hingga 50 juta euro. Jika dirupiahkan, nilainya bisa mencapai sekitar Rp787 miliar sampai hampir Rp1 triliun.
Bagi Trabzonspor, angka tersebut dinilai terlalu jauh dari kondisi finansial klub. Mereka merasa harga itu tidak masuk akal untuk situasi yang ada.
Menurut Kafkas, dengan banderol sebesar itu, pihak klub merasa sulit untuk melanjutkan proses negosiasi lebih jauh.
MU Diduga Ingin Balik Modal
Jika melihat latar belakang transfer Onana, keputusan Manchester United sebenarnya cukup bisa dimengerti. Pada tahun 2023 lalu, Setan Merah merekrut kiper asal Kamerun tersebut dari Inter Milan dengan biaya sekitar 50 juta euro.
Artinya, jika MU melepas Onana dengan harga yang lebih rendah, mereka berpotensi mengalami kerugian cukup besar. Karena itulah kemungkinan besar klub Inggris tersebut mencoba mempertahankan nilai jualnya.
Menariknya, menurut data Transfermarkt, nilai pasar Onana saat ini berada di kisaran 12 juta euro saja. Perbedaan angka ini membuat negosiasi dengan Trabzonspor menjadi semakin rumit.
Peluang Masih Terbuka
Meski saat ini Trabzonspor memilih mundur dari rencana pembelian permanen, pintu sebenarnya belum benar-benar tertutup.
Kafkas menyebut bahwa situasi bisa saja berubah jika Manchester United bersedia menurunkan harga. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin pembicaraan transfer akan kembali dibuka.
Jadi untuk sekarang, masa depan Andre Onana masih penuh tanda tanya. Semua tergantung pada langkah Manchester United berikutnya dalam menentukan harga sang penjaga gawang.


