Berita Bola – Newcastle United lagi ada di mode serius. The Magpies resmi melangkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah menuntaskan perlawanan Qarabag dengan agregat telak 9-3. Di leg kedua playoff yang digelar di St James’ Park, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB, Newcastle menang 3-2 dan memastikan tiket lolos tanpa drama berarti.
Sekarang tantangan berikutnya sudah menunggu. Di babak 16 besar, Newcastle berpotensi menghadapi dua raksasa: Chelsea atau Barcelona. Drawing resmi akan digelar Jumat (27/2/2026), dan siapa pun yang keluar sebagai lawan, skuad asuhan Eddie Howe mengaku siap tempur.
Lolos Meyakinkan, Mental Newcastle Naik Level
Performa Newcastle atas Qarabag benar-benar menunjukkan kualitas mereka musim ini. Agregat 9-3 bukan cuma sekadar angka besar, tapi juga bukti bahwa mereka tampil konsisten di dua leg.
Di kandang sendiri, Newcastle tetap tampil agresif meski sudah unggul agregat. Mereka tidak bermain aman, justru terus menekan dan menunjukkan ambisi besar untuk melangkah jauh di kompetisi elite Eropa ini.
Kemenangan tersebut sekaligus jadi sinyal bahwa Newcastle bukan sekadar numpang lewat di Liga Champions. Mereka datang dengan mental kompetitif dan rasa percaya diri yang tinggi.
Chelsea atau Barcelona? “Siapa Saja!”
Winger Newcastle, Jacob Murphy, memberi respons santai saat ditanya soal calon lawan di 16 besar. Ia menyampaikan bahwa timnya siap menghadapi siapa pun, tanpa pilih-pilih lawan.
Menurut Murphy, dengan kualitas skuad yang ada saat ini, Newcastle merasa cukup percaya diri untuk bersaing di fase gugur. Ia menilai sistem knockout justru cocok dengan karakter tim yang bermain penuh determinasi.
Pesan yang disampaikan jelas: entah itu Chelsea atau Barcelona, Newcastle tidak gentar.
Eddie Howe: Percaya Diri Itu Wajib
Hal senada juga diutarakan manajer Eddie Howe. Ia menekankan pentingnya rasa percaya diri ketika menghadapi pertandingan besar seperti ini.
Howe menyampaikan bahwa timnya sudah beberapa kali menunjukkan performa terbaik saat bermain di laga sistem gugur atau pertandingan dengan tekanan tinggi. Ia merasa anak asuhnya mampu menghadapi tantangan apa pun yang ada di depan mata.
Pelatih asal Inggris itu juga menegaskan bahwa pola pikir positif harus terus dibawa ke babak selanjutnya. Baginya, keyakinan terhadap kemampuan sendiri menjadi modal utama untuk bersaing dengan tim-tim besar Eropa.
Momentum Eropa yang Tak Mau Disia-siakan
Newcastle memang sedang menikmati fase emas di kompetisi Eropa. Kombinasi pemain berpengalaman dan energi pemain muda membuat permainan mereka seimbang.
Jika melihat performa belakangan ini, Newcastle bukan tim yang mudah dijatuhkan. Chelsea punya pengalaman panjang di Liga Champions, sementara Barcelona dikenal sebagai langganan fase gugur. Namun The Magpies jelas tak ingin sekadar jadi pelengkap cerita.
Drawing nanti akan menentukan arah perjalanan mereka. Tapi satu hal sudah pasti: Newcastle datang ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri penuh. Siapa pun lawannya, St James’ Park siap jadi saksi pertarungan besar berikutnya.


