Berita Bola – Bodø/Glimt lagi-lagi bikin Eropa heboh. Wakil Norwegia itu sukses menyingkirkan Inter Milan dengan agregat meyakinkan 5-2 dan memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions. Sekarang, publik mulai bertanya-tanya: apakah mereka bakal kembali berhadapan dengan Manchester City?
Tim asal Lingkar Arktik tersebut tampil luar biasa dalam dua leg. Setelah menang 3-1 di kandang sendiri, mereka kembali mencuri kemenangan 2-1 di San Siro. Hasil itu bukan cuma sensasional, tapi juga mempertegas bahwa Bodø/Glimt bukan tim kejutan semata.
Inter Tersingkir, Bodø/Glimt Kirim Pesan Keras
Kemenangan atas Inter menunjukkan mental baja skuad Bodø/Glimt. Mereka tidak gentar bermain di stadion besar seperti San Siro. Justru, permainan kolektif dan disiplin taktik jadi kunci keberhasilan.
Agregat 5-2 atas raksasa Italia jelas bukan angka kebetulan. Publik sepak bola Eropa mulai mengakui bahwa proyek jangka panjang klub Norwegia ini berjalan sangat matang.
Menariknya, ini bukan pertama kalinya mereka membuat tim besar kelabakan musim ini.
Potensi Rematch Lawan Manchester City
Dalam fase liga sebelumnya, Manchester City pernah merasakan pahitnya kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Bodø/Glimt di matchday ketujuh. Hasil itu sempat jadi sorotan karena jarang sekali tim asuhan Pep Guardiola dipaksa takluk dengan skor cukup telak di kompetisi Eropa.
Kini, peluang pertemuan ulang terbuka lagi. Berdasarkan proyeksi bagan 16 besar, Bodø/Glimt berada di jalur yang memungkinkan mereka bertemu Manchester City atau Sporting CP. Namun semuanya masih menunggu hasil drawing resmi.
Jika benar terjadi, duel ulang kontra City tentu bakal jadi laga yang ditunggu-tunggu. Apakah City akan membalas kekalahan, atau justru Bodø/Glimt kembali memberi kejutan?
Drawing 27 Februari Jadi Penentu
Kepastian lawan Bodø/Glimt baru akan diketahui setelah drawing pada 27 Februari. Situasinya masih sangat dinamis karena beberapa laga play-off belum sepenuhnya tuntas.
Salah satu yang paling dinanti adalah duel Benfica melawan Real Madrid. Hasil pertandingan tersebut bisa memengaruhi peta bagan 16 besar. Bahkan Manchester City disebut bukan hanya berpotensi bertemu Bodø/Glimt, tetapi juga bisa saja langsung berhadapan dengan Real Madrid lebih awal jika skenario tertentu terjadi.
Saat ini, beberapa agregat sementara play-off menunjukkan persaingan ketat. Monaco tertinggal tipis dari PSG, Galatasaray unggul atas Juventus, sementara Real Madrid masih memimpin tipis atas Benfica.
Semua kemungkinan masih terbuka. Yang jelas, Bodø/Glimt sudah membuktikan diri pantas berada di fase gugur. Jika harus menghadapi Manchester City lagi, mereka tak akan datang sebagai tim underdog yang sekadar numpang lewat.
Liga Champions musim ini makin seru. Klub kecil dari Norwegia itu sudah menjatuhkan Inter. Kini, Eropa menunggu: apakah raksasa berikutnya yang jadi korban adalah Manchester City?


