Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Parma Hentikan Rekor AC Milan, Malam Apes di San Siro

Berita Bola – Laju panjang tanpa kekalahan AC Milan di Serie A akhirnya terhenti. Bermain di San Siro, Rossoneri dipaksa menyerah 0-1 dari Parma pada Senin dini hari WIB. Hasil ini terasa pahit karena Milan sebenarnya tampil menekan, tapi efektivitas jadi masalah utama.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian 24 laga tak terkalahkan Milan di liga. Setelah tumbang di pekan pembuka musim, tim asuhan Massimiliano Allegri sebelumnya melaju dengan 15 kemenangan dan sembilan hasil imbang. Catatan solid itu kini resmi terputus.

Dominan Tapi Mandul di Depan Gawang

Sepanjang pertandingan, Milan menciptakan sejumlah peluang matang. Namun, penyelesaian akhir menjadi titik lemah. Salah satu momen paling disorot adalah sepakan Rafael Leao yang hanya membentur tiang gawang. Bola seperti enggan bersahabat dengan tuan rumah.

Sementara itu, Parma tampil disiplin dan sabar menunggu celah. Gol tunggal yang dicetak Mariano Troilo sempat dianulir karena dianggap bermasalah. Namun setelah melalui tinjauan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut. Situasi itu membuat publik San Siro terdiam.

Parma pun sukses mencuri tiga poin, sementara Milan harus menerima kenyataan pahit di kandang sendiri.

Cedera dan Perubahan Mendadak

Asisten pelatih Marco Landucci menyampaikan bahwa timnya jelas merasa kecewa. Ia menilai Parma bermain sangat baik, sementara bola tak kunjung masuk ke gawang lawan meski peluang tercipta.

Menurutnya, target utama tentu tiga poin, sehingga hasil akhir membuat tim frustrasi. Ia juga memastikan bahwa skuad akan langsung bangkit dan kembali bekerja keras mulai sesi latihan berikutnya.

Milan sebenarnya sudah menghadapi kendala sejak awal. Matteo Gabbia disebut mengalami cedera saat pemanasan, memaksa perubahan susunan pemain di detik-detik terakhir. Belum cukup sampai di situ, Ruben Loftus-Cheek juga harus ditarik keluar pada menit ke-11 akibat benturan keras.

Situasi tersebut membuat ritme permainan Milan sedikit terganggu.

Serie A Tak Pernah Mudah

Landucci juga menggambarkan Serie A sebagai liga paling menantang karena persaingan yang sangat seimbang. Ia menyiratkan bahwa setiap pertandingan selalu menyimpan ancaman, bahkan saat menghadapi tim yang di atas kertas lebih lemah.

Menurutnya, ada malam-malam ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana, dan laga kontra Parma termasuk salah satunya. Cedera pemain serta detail kecil di lapangan dianggap berkontribusi pada hasil akhir.

Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi musim masih panjang. Bagi Milan, satu hasil buruk tidak boleh merusak fondasi yang sudah dibangun selama 24 laga sebelumnya. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dan menjaga konsistensi di papan atas klasemen Serie A.