Berita Bola – Arsenal menunjukkan kelasnya saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League. Laga bertajuk Derbi London Utara itu disebut-sebut berjalan berat sebelah jika melihat data di atas kertas. Hampir di semua lini, The Gunners tampil lebih dominan dan percaya diri.
Berdasarkan data resmi kompetisi, Arsenal menguasai jalannya pertandingan sejak awal sampai akhir. Spurs memang sempat memberi perlawanan, tetapi tekanan yang datang bertubi-tubi membuat mereka lebih banyak bertahan daripada menyerang.
Dominasi Total dalam Penguasaan dan Serangan
Arsenal dilaporkan mengontrol 60,1 persen penguasaan bola, sementara Tottenham hanya kebagian 39,9 persen. Angka itu mencerminkan bagaimana skuad Mikel Arteta memainkan tempo dan mengatur ritme laga.
Dari sisi peluang, Arsenal melepaskan 20 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Spurs hanya mencatatkan enam percobaan, lima yang mengarah ke gawang. Meski persentase tembakan tepat sasaran Tottenham cukup tinggi, volume serangan mereka kalah jauh.
Tekanan Arsenal juga terlihat dari sentuhan di kotak penalti. Mereka membukukan 45 sentuhan di area berbahaya lawan, sedangkan Spurs cuma tujuh. Tiga peluang emas berhasil diciptakan Arsenal, lengkap dengan empat peluang bersih yang benar-benar mengancam lini belakang tuan rumah.
Distribusi Bola Lebih Rapi dan Tajam
Dalam urusan distribusi bola, Arsenal kembali unggul. Mereka mencatatkan 480 operan dengan akurasi 79 persen. Tottenham hanya menghasilkan 320 operan dengan tingkat ketepatan 73 persen.
Efektivitas umpan terobosan juga jadi pembeda. Arsenal mencoba lima through ball dan dua di antaranya sukses (40 persen akurat). Tottenham cuma sekali mencoba dan gagal total. Umpan panjang kedua tim memang sama-sama berjumlah 50, tetapi Arsenal memiliki persentase akurasi lebih baik.
Artinya, bukan cuma menguasai bola, Arsenal juga lebih cerdas dalam memanfaatkannya.
Duel Keras dan Tekanan Tanpa Henti
Dalam duel perebutan bola, Arsenal memenangkan 71 duel dan 20 duel udara. Tottenham tertinggal dengan 49 duel menang dan 12 duel udara.
Spurs memang mencatatkan 42 sapuan dan 15 intersep, jauh lebih banyak dibanding Arsenal yang hanya membuat 15 sapuan. Namun statistik itu justru memperlihatkan bahwa mereka terus berada dalam tekanan. Semakin banyak sapuan biasanya menandakan tim sedang diserang habis-habisan.
Arsenal juga unggul dalam tekel sukses dengan 21 berbanding 13 milik Spurs. Ini menegaskan bahwa mereka tidak hanya dominan saat menyerang, tetapi juga solid ketika kehilangan bola.
Kemenangan ini membuat Arsenal kembali menegaskan statusnya sebagai penantang serius papan atas. Di sisi lain, Tottenham harus segera berbenah jika tak ingin terus kalah dalam duel gengsi sekota. Derbi ini bukan sekadar soal tiga poin, tapi juga soal harga diri—dan kali ini, Arsenal keluar sebagai penguasa London Utara.


