Berita Bola – Barcelona memasang target tinggi musim ini dengan memburu gelar UEFA Champions League. Ambisi tersebut sudah digaungkan sejak awal musim dan menjadi fokus utama tim. Namun, dua hasil buruk terakhir membuat langkah mereka sedikit terguncang jelang fase krusial kompetisi.
Dua Kekalahan Jadi Alarm Keras
Tim asuhan Hansi Flick harus menerima kekalahan telak dari Atletico Madrid di ajang Copa del Rey. Tidak lama berselang, mereka kembali terpeleset saat bertandang ke markas Girona dalam lanjutan liga.
Dua hasil negatif tersebut dianggap sebagai peringatan serius. Momen ini dinilai datang di waktu yang sensitif karena musim sudah memasuki fase penentuan. Kekalahan beruntun membuat tim diharapkan segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat di Eropa.
Efektivitas Serangan Jadi Sorotan
Gelandang Barcelona, Dani Olmo, menyampaikan bahwa tim perlu meningkatkan performa jika ingin benar-benar bersaing merebut trofi Liga Champions. Ia menilai kompetisi tersebut sangat berat dan tidak memberi ruang untuk kesalahan kecil.
Salah satu aspek yang disorot adalah penyelesaian akhir. Banyak peluang yang tercipta, namun tidak semuanya berhasil dikonversi menjadi gol. Dalam sistem permainan ofensif yang diterapkan Flick, kegagalan memaksimalkan peluang bisa berujung pada serangan balik berbahaya dari lawan.
Olmo menegaskan bahwa tanggung jawab ada pada para pemain di lapangan. Ia meyakini bahwa jika tim bisa tampil lebih klinis, hasil pertandingan akan lebih berpihak pada Barcelona.
Luka Lama yang Masih Membekas
Barcelona sudah memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Meski demikian, bayangan musim lalu masih terasa. Pada edisi sebelumnya, perjalanan mereka terhenti di semifinal setelah kalah dramatis dari Inter Milan.
Kekalahan tersebut dianggap sangat menyakitkan karena tiket ke final sudah di depan mata. Pengalaman itu kini dijadikan motivasi tambahan agar kesalahan serupa tidak terulang.
Momen Penentuan di Depan Mata
Musim ini disebut terasa berbeda. Kombinasi pengalaman pahit dan ambisi besar diyakini bisa menjadi dorongan mental bagi skuad Blaugrana. Namun, konsistensi dan fokus akan menjadi kunci utama.
Jika Barcelona mampu memperbaiki efektivitas serangan serta menjaga keseimbangan permainan, peluang untuk melangkah jauh tetap terbuka. Tetapi jika kelemahan yang sama kembali muncul, perjalanan mereka di Liga Champions bisa kembali terhenti sebelum mencapai target utama.


