Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Vinicius Kena Serangan Rasis, Rooney Pertanyakan Larangan Selebrasi

Arenabetting – Laga Real Madrid kontra Benfica di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu dini hari WIB, berlangsung panas dan kontroversial. Los Blancos berhasil menang 1-0 berkat gol Vinicius Junior pada menit ke-50, setelah memanfaatkan umpan matang Kylian Mbappe. Namun, momen kemenangan itu diwarnai insiden yang bikin geleng kepala.

Selebrasi Berujung Kekacauan

Vinicius langsung melakukan selebrasi di pojok lapangan usai mencetak gol. Sayangnya, perayaan itu membuatnya mendapat lemparan botol dari tribun. Wasit bahkan memberikan kartu kuning kepada Vinicius karena menilai selebrasinya berlebihan.

Selain itu, pemain asal Brasil itu juga terlibat perselisihan dengan Gianluca Prestianni, pemain Benfica. Kabarnya, Prestianni sempat mengejek Vinicius dengan sebutan monyet, menimbulkan protes dari Real Madrid. Insiden ini membuat pertandingan sempat memanas dan menjadi sorotan media internasional.

Rooney Angkat Bicara

Wayne Rooney, mantan bintang Manchester United, turut menyoroti insiden tersebut. Ia menilai tindakan lemparan botol dan ejekan rasial sangat tidak pantas, apalagi terhadap selebrasi gol yang sah. Rooney bahkan membandingkan kejadian ini dengan momen ikonik Piala Dunia 1994, yang menunjukkan bahwa perayaan gol harusnya dirayakan tanpa kekerasan atau penghinaan.

Rooney menekankan bahwa Vinicius hanya mengekspresikan kegembiraan setelah mencetak gol. Menurutnya, seorang pemain seharusnya bisa merayakan gol tanpa takut dilempari benda-benda dari tribun atau dilecehkan secara rasial. Ia juga mempertanyakan apakah selebrasi pemain kini harus dibatasi, mengingat tekanan dan risiko yang muncul di lapangan.

Dampak pada Sepak Bola

Insiden ini kembali menunjukkan bahwa rasisme masih menjadi masalah serius di sepak bola Eropa. Banyak pihak menekankan perlunya langkah tegas dari otoritas kompetisi agar kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, kejadian ini juga menekankan pentingnya melindungi pemain saat mengekspresikan emosi positif di lapangan.

Wayne Rooney berharap bahwa kasus ini menjadi pelajaran bagi klub, suporter, dan pihak terkait. Ia menegaskan bahwa sepak bola harus tetap menjadi arena yang aman dan adil bagi semua pemain, tanpa diskriminasi apapun.

Vinicius sendiri mendapat dukungan luas dari rekan setim dan komunitas sepak bola internasional. Meski menghadapi tekanan, performanya tetap konsisten, dan gol ke gawang Benfica tetap menjadi penentu kemenangan Madrid di leg pertama play-off Liga Champions.