Arenabetting – Manchester City bersiap menjalani laga krusial saat bertandang ke markas Liverpool dalam lanjutan Premier League pekan ke-25. Pertandingan yang digelar di Anfield itu dinilai bisa menjadi penentu arah persaingan papan atas musim ini.
City saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan 47 poin, terpaut enam angka dari Arsenal yang memimpin. Sementara itu, Liverpool menempati peringkat keenam dengan 39 poin dan juga mengincar tambahan angka demi menjaga peluang finis di zona Eropa.
Tekanan untuk Terus Kejar Arsenal
Secara hitungan klasemen, City disebut tidak punya banyak ruang untuk terpeleset. Jika gagal meraih kemenangan, jarak dengan Arsenal berpotensi melebar. Situasi ini membuat laga tandang ke Anfield terasa seperti ujian besar bagi skuad asuhan Pep Guardiola.
City memang dikenal sebagai tim dengan konsistensi tinggi dalam beberapa musim terakhir. Namun, bermain di kandang Liverpool selalu menghadirkan tantangan tersendiri. Atmosfer stadion dan tekanan dari suporter tuan rumah sering kali menjadi faktor pembeda.
Rekor Guardiola di Anfield Kurang Bersahabat
Secara statistik, catatan Guardiola di Anfield tidak bisa dibilang impresif. Sejak menangani Manchester City, ia telah menjalani sembilan laga Premier League di stadion tersebut. Hasilnya disebut hanya satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan.
Satu-satunya kemenangan itu diraih pada Februari 2021 dengan skor 4-1. Namun, laga tersebut berlangsung di masa pandemi tanpa kehadiran penonton. Banyak pihak menilai bahwa situasi itu berbeda dengan atmosfer Anfield yang sesungguhnya.
Rekor tersebut menjadi catatan yang tak bisa diabaikan jelang pertemuan terbaru kedua tim.
Guardiola Akui Anfield Selalu Jadi Tantangan
Guardiola mengungkapkan bahwa Liverpool tetap menjadi lawan yang sangat tangguh, terutama saat bermain di kandang sendiri. Ia menilai bahwa stadion tersebut selalu menghadirkan tekanan besar dengan kualitas pemain dan manajer yang dimiliki lawan.
Menurutnya, setiap musim memiliki cerita berbeda. Ia juga menilai bahwa Liverpool sedang membangun ulang skuad bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi untuk keberlanjutan dalam beberapa musim ke depan.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Guardiola memahami betul besarnya tantangan yang menanti timnya.
Laga di Anfield bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Manchester City, ini adalah kesempatan untuk terus menjaga jarak dengan Arsenal dalam perburuan gelar. Namun, dengan rekor yang kurang bersahabat dan kekuatan Liverpool di kandang, duel ini diprediksi akan berjalan ketat dan penuh tensi.


