Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Radja Nainggolan Sebut Serie A Tak Lagi Segarang Dulu

Arenabetting – Eks gelandang AS Roma dan Inter Milan, Radja Nainggolan, kembali bikin pernyataan yang cukup menggelitik soal kondisi Liga Italia saat ini. Pemain berdarah Indonesia itu menilai level Serie A sudah tidak seketat dan setinggi ketika ia masih aktif bermain di sana.

Masih Ikuti Serie A Meski Sudah Pergi

Walau meninggalkan Serie A sejak 2023, Nainggolan mengaku tetap rajin mengikuti perkembangan kompetisi tersebut. Kini ia melanjutkan karier di kasta kedua Belgia bersama Patro Eisden, sekaligus menandai kembalinya ke lapangan hijau setelah sempat tersandung masalah hukum dan kini berstatus bebas bersyarat.

Dari sudut pandangnya sebagai mantan pemain, perubahan Serie A terasa cukup signifikan. Ia menilai kualitas tim dan pemain saat ini tidak sepadan dengan era 2010-an, masa ketika liga tersebut dipenuhi nama-nama top Eropa.

Klaim Masih Layak Bersaing

Nainggolan bahkan menyebut dirinya masih sanggup bersaing di level tertinggi Serie A, meski usianya sudah menginjak 37 tahun. Menurutnya, fakta itu justru menjadi sinyal bahwa standar kompetisi sudah menurun.

Ia mencontohkan skuad Roma saat ini dan mempertanyakan berapa banyak pemain yang benar-benar bisa bersaing di era lamanya. Dalam pandangannya, hanya segelintir nama yang punya kualitas setara, seperti Mile Svilar atau Paulo Dybala. Pernyataan itu, katanya, bukan untuk menyerang individu, melainkan sekadar menggambarkan realitas kualitas liga.

Perbandingan dengan Era Keemasan

Nainggolan juga menyinggung perbandingan menarik soal rekrutan pemain. Ia menyoroti Juventus yang kini mendatangkan Emil Holm, lalu membandingkannya dengan masa lalu ketika Bianconeri pernah memiliki Dani Alves. Baginya, perbandingan itu cukup menjelaskan perbedaan level kualitas antar era.

Ia bahkan menyentil soal valuasi pemain. Jika gelandang seperti Manu Kone bisa dihargai puluhan juta euro saat ini, Nainggolan merasa nilai dirinya di masa puncak seharusnya jauh lebih tinggi. Ia mengingatkan bahwa dirinya direkrut Inter dengan harga sekitar 38 juta euro, angka yang pada masanya sudah tergolong besar.

Warisan Nainggolan di Italia

Tak bisa dimungkiri, Nainggolan memang pernah jadi salah satu gelandang paling komplet di Serie A. Bersama Cagliari, Roma, dan Inter, ia mencatatkan ratusan penampilan dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten. Gaya mainnya yang agresif, penuh tenaga, dan tak kenal kompromi membuatnya jadi sosok ikonik di Liga Italia era 2010-an.

Komentarnya kali ini mungkin terdengar pedas, tapi juga membuka ruang diskusi soal arah dan kualitas Serie A ke depan. Apakah liga tersebut benar-benar menurun, atau hanya sedang berada dalam fase transisi, waktu yang akan menjawab.