Arenabetting -Nasib kurang beruntung kembali menghampiri Marc-Andre ter Stegen. Kiper senior asal Jerman itu baru saja pindah dari Barcelona ke Girona demi mendapatkan jam bermain, tapi langkah barunya justru berujung ke meja operasi. Harapan untuk kembali rutin tampil kini kembali tertunda, bahkan masa depannya musim ini ikut terancam.
Cedera Datang di Momen Tak Tepat
Petaka itu terjadi saat Marc-Andre ter Stegen memperkuat Girona dalam laga melawan Real Oviedo pada akhir Januari lalu. Ter Stegen tampil penuh sepanjang pertandingan, namun mengalami cedera hamstring di kaki kiri. Girona kalah 0-1, dan kondisi sang kiper langsung menjadi sorotan utama setelah laga.
Pihak klub kemudian memastikan bahwa cedera tersebut cukup serius. Ter Stegen dijadwalkan menjalani operasi, sementara durasi pemulihannya akan ditentukan setelah prosedur medis berjalan. Situasi ini jelas jadi pukulan telak, mengingat ia baru saja memulai babak baru dalam kariernya.
Pindah demi Jam Bermain
Ter Stegen baru bergabung dengan Girona pada 20 Januari 2026 dengan status pinjaman dari Barcelona. Kepindahan ini bukan tanpa alasan. Ia kehilangan status kiper utama di Barcelona setelah sempat mengalami cedera parah pada awal musim 2024/2025.
Meski sudah pulih, kepercayaan penuh tak langsung kembali ke tangannya. Barcelona memilih jalan aman dengan mempertahankan Wojciech Szczesny, yang direkrut secara mendadak, lalu menambah opsi dengan mendatangkan Joan Garcia. Dalam situasi tersebut, Ter Stegen menilai bahwa pindah sementara adalah solusi paling masuk akal agar bisa kembali bermain secara reguler.
Flick Pilih Opsi Lain
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memang tak buru-buru mengembalikan Ter Stegen sebagai pilihan utama. Keputusan itu diambil demi menjaga stabilitas tim, meski secara pengalaman dan kualitas, Ter Stegen masih berada di level atas.
Bagi sang kiper, keputusan hijrah ke Girona adalah langkah strategis. Target besarnya jelas, yakni menjaga ritme bermain demi peluang tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Jerman.
Ancaman Musim Berakhir Lebih Cepat
Sayangnya, cedera hamstring ini datang di waktu yang sangat tidak ideal. Media Spanyol menyebut ada risiko besar Ter Stegen tidak bisa kembali bermain hingga akhir musim. Jika skenario terburuk itu terjadi, peluangnya untuk masuk skuad Jerman di Piala Dunia 2026 nyaris tertutup.
Pada usia 33 tahun, waktu jelas bukan lagi sekutu utama Ter Stegen. Cedera berulang membuat jalannya makin terjal. Kini, ia hanya bisa berharap proses pemulihan berjalan lancar dan memberinya satu kesempatan lagi untuk bangkit.
Perjalanan Ter Stegen musim ini benar-benar jadi ujian mental. Dari kehilangan posisi di Barcelona, pindah demi menit bermain, hingga kembali naik meja operasi. Sepak bola memang kejam, dan kali ini Ter Stegen sedang berada di sisi paling tidak beruntungnya.


