Arenabetting – Nama Cesc Fabregas kembali ramai dibicarakan, tapi kali ini bukan soal masa lalunya sebagai gelandang top. Pelatih asal Spanyol itu sedang menikmati periode manis bersama Como dan dinilai sudah pantas naik level. Bahkan, muncul suara yang menyebut Fabregas layak diberi kesempatan menangani Chelsea di masa depan.
Kiprah Apik Fabregas di Italia
Sejak menangani Como, Fabregas menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar legenda lapangan hijau. Ia sukses membawa Como bertahan di Serie A musim lalu, lalu melanjutkan progres impresif dengan membuat tim tersebut bersaing di papan atas musim ini.
Saat ini, Como duduk di peringkat keenam klasemen Liga Italia dengan koleksi 41 poin. Jarak mereka dengan zona Liga Champions juga terbilang tipis, hanya terpaut empat poin dari Juventus yang menempati posisi keempat. Posisi ini jelas di luar ekspektasi banyak orang, mengingat Como bukan tim dengan materi bintang.
Konsistensi Jadi Nilai Plus
Performa stabil Como membuat nama Fabregas semakin diperhitungkan. Dalam beberapa pekan terakhir, timnya mampu menjaga konsistensi hasil, bahkan sempat mencatatkan rangkaian laga tanpa kekalahan. Gaya main yang rapi, disiplin, dan berani menekan jadi ciri khas Como versi Fabregas.
Pendekatan taktiknya dinilai matang untuk pelatih yang relatif masih muda. Ia tidak hanya mengandalkan motivasi, tetapi juga pemahaman posisi dan kontrol permainan, sesuatu yang lekat dengan kariernya sebagai mantan gelandang kelas dunia.
Dukungan dari Eden Hazard
Sanjungan tinggi datang dari mantan rekan setimnya di Chelsea, Eden Hazard. Hazard menilai Fabregas ditakdirkan menjadi pelatih hebat, sama seperti saat ia dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik di masanya.
Hazard mengungkapkan bahwa ia sempat berbincang dengan Fabregas pada musim panas lalu. Dalam obrolan itu, Hazard merasa sudah saatnya Fabregas kembali ke Chelsea, kali ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai juru taktik. Meski Fabregas menanggapinya dengan nada bercanda, Hazard mengaku benar-benar percaya dengan gagasan tersebut.
Sebagai penggemar Chelsea, Hazard menginginkan yang terbaik untuk klub London tersebut. Ia bahkan membayangkan duduk di tribun dan menikmati pertandingan jika suatu hari Fabregas berdiri di pinggir lapangan sebagai pelatih Chelsea.
Statistik yang Bicara
Sejauh ini, Fabregas sudah memimpin Como dalam total 70 pertandingan. Dari jumlah itu, timnya mencatat 30 kemenangan, 20 hasil imbang, dan 20 kekalahan. Catatan ini menunjukkan keseimbangan yang cukup solid, terutama untuk tim yang sedang membangun identitas di Serie A.
Chelsea Masih Jadi Impian
Saat ini, Chelsea memang masih ditangani oleh Liam Rosenior. Namun, kiprah Fabregas di Italia membuat banyak pihak mulai melirik kemungkinan masa depan. Jika terus berkembang seperti sekarang, bukan tidak mungkin pintu Stamford Bridge akan kembali terbuka untuk Cesc Fabregas, kali ini sebagai pelatih utama


