Arenabetting – Inter Milan harus membayar mahal kemenangan mereka atas Cremonese. Bukan soal hasil di lapangan, melainkan konsekuensi dari aksi tidak terpuji oknum suporter yang melempar flare ke arah Emil Audero. Akibat insiden tersebut, Nerazzurri resmi dijatuhi hukuman tiga laga tandang Serie A tanpa didampingi pendukung.
Insiden itu terjadi saat Inter menang 2-0 di markas Cremonese akhir pekan lalu. Dari tribune stadion, sebuah flare dilempar ke lapangan dan mengenai kaki Emil Audero. Pertandingan sempat terhenti karena Audero harus mendapat perawatan medis sebelum akhirnya mampu melanjutkan laga.
Insiden Serius Jadi Perhatian Pemerintah
Meski Audero tidak mengalami cedera serius, aksi tersebut tetap dianggap sebagai pelanggaran berat. Bahkan, pelaku pelemparan flare dikabarkan justru mengalami cedera parah akibat perbuatannya sendiri. Peristiwa ini langsung menarik perhatian otoritas keamanan Italia karena dinilai membahayakan keselamatan pemain dan jalannya pertandingan.
Pemerintah Italia menilai kejadian tersebut tidak bisa dianggap sepele. Dua hari setelah laga berlangsung, Kementerian Dalam Negeri Italia turun tangan dan menjatuhkan sanksi tegas kepada suporter Inter Milan.
Hukuman Tiga Laga Tandang
Dalam pernyataan resmi yang dikutip media Italia, Kementerian Dalam Negeri memutuskan melarang fans Inter Milan mendampingi timnya di tiga pertandingan tandang Serie A. Hukuman ini berlaku hingga 23 Maret 2026 dan mencakup laga tandang di wilayah Lombardi.
Kebijakan tersebut diambil demi menjaga ketertiban dan keamanan publik, sekaligus mencegah terulangnya insiden serupa yang bisa mengganggu penyelenggaraan pertandingan sepak bola.
Daftar Laga yang Terdampak
Larangan ini mulai berlaku saat Inter bertandang ke markas Sassuolo pada 8 Februari. Setelah itu, Inter juga akan bermain tanpa dukungan suporter saat melawan Lecce pada 21 Februari dan Fiorentina pada 22 Maret.
Namun, hukuman tersebut tidak berlaku di kompetisi Eropa. Saat Inter melawat ke markas Bodo/Glimt di Liga Champions pada 18 Februari, suporter Inter tetap diizinkan hadir.
Derby Milan Jadi Pengecualian
Inter sebenarnya juga dijadwalkan menjalani laga tandang melawan AC Milan pada 8 Maret. Namun laga tersebut tidak terdampak larangan, karena derby digelar di San Siro yang merupakan stadion kandang bersama kedua tim, sehingga fans Inter tidak perlu melakukan perjalanan tandang.
Pelajaran Mahal untuk Nerazzurri
Hukuman ini menjadi pengingat keras bahwa tindakan segelintir oknum bisa berdampak luas bagi klub. Inter harus menjalani beberapa laga penting tanpa dukungan langsung suporternya, sesuatu yang jelas merugikan secara atmosfer dan psikologis.
Bagi sepak bola Italia, kasus ini kembali menegaskan pentingnya keamanan stadion. Sementara bagi Inter, kemenangan atas Cremonese kini terasa pahit, karena dibayar dengan sanksi berat akibat ulah yang sama sekali tidak mencerminkan semangat sportivitas.


