Arenabetting – Chelsea meraih kemenangan comeback yang emosional saat menjamu West Ham United di lanjutan Liga Inggris. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, The Blues akhirnya membalikkan keadaan dan menang 3-2 lewat gol penentu di menit-menit akhir. Namun di balik euforia kemenangan itu, ada satu nama yang justru menjalani malam yang tidak menyenangkan, yakni Alejandro Garnacho.
Chelsea Bangkit di Babak Kedua
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Chelsea tampil di bawah tekanan sejak awal laga. West Ham United tampil efektif dan mampu unggul 2-0 hingga turun minum. Situasi ini membuat Chelsea harus mengubah pendekatan di babak kedua.
Perubahan tersebut akhirnya berbuah manis. Intensitas permainan meningkat, tekanan terus diberikan, dan Chelsea berhasil mencetak tiga gol balasan. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Enzo Fernandez di fase akhir pertandingan, sekaligus memastikan tiga poin penting bagi timnya.
Garnacho Gagal Manfaatkan Kesempatan
Alejandro Garnacho tampil sebagai starter di laga ini. Namun kontribusinya nyaris tidak terasa sepanjang babak pertama. Winger berusia 21 tahun itu kesulitan menembus pertahanan lawan dan jarang terlibat dalam momen berbahaya.
Situasi tersebut membuat manajer Liam Rosenior mengambil keputusan cepat. Garnacho ditarik keluar di awal babak kedua dan posisinya digantikan oleh Joao Pedro. Pergantian ini terbukti memberi dampak positif pada permainan Chelsea.
Statistik yang Bicara
Jika melihat data pertandingan, performa Garnacho memang jauh dari kata ideal. Berdasarkan catatan SofaScore, ia tidak mencatatkan satu pun tembakan selama berada di lapangan. Dalam duel udara, Garnacho hanya menang sekali dari tiga percobaan, sementara duel darat pun lebih sering kalah.
Yang paling mencolok adalah jumlah kehilangan bola. Garnacho tercatat kehilangan penguasaan bola hingga 12 kali. Artinya, ia kehilangan bola hampir setiap empat menit sekali selama berada di lapangan. Angka ini jelas menjadi sorotan, terutama untuk pemain sayap yang dituntut agresif sekaligus efektif.
Masa Depan Garnacho di Chelsea
Meski tampil mengecewakan di laga ini, Garnacho sejauh ini masih mendapatkan kepercayaan dari Rosenior. Namun persaingan di posisi penyerang sayap Chelsea semakin padat. Jika performa seperti ini terus berulang, rotasi hampir pasti dilakukan.
Secara keseluruhan musim ini, Garnacho sudah mengoleksi enam gol dan tiga assist dari 26 penampilan di semua kompetisi. Catatan tersebut sebenarnya cukup solid, tetapi konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Garnacho, tampil reguler sebagai starter sangat penting. Selain demi karier di level klub, ia juga diyakini ingin menjaga peluangnya untuk masuk skuad Argentina menuju Piala Dunia 2026. Jika ingin terus dipercaya, malam seperti saat melawan West Ham jelas tidak boleh terulang.


