Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Kontrak Hampir Habis, Masa Depan Harry Maguire di MU Mulai Dipertanyakan

Arenabetting – Masa depan Harry Maguire di Manchester United mulai jadi bahan obrolan panas. Bek tengah asal Inggris itu diketahui akan memasuki tahun terakhir kontraknya yang berakhir pada musim panas 2026. Meski sempat muncul kabar soal perpanjangan kontrak, arah kebijakan klub kini terlihat berubah.

Di usia 32 tahun, Maguire sejatinya masih menunjukkan performa yang cukup solid. Ia bukan cuma tampil konsisten di lini belakang, tapi juga berperan sebagai sosok senior yang membantu perkembangan para pemain muda di ruang ganti. Namun, situasi di internal klub tampaknya membuat masa depannya tak lagi aman.

MU Mulai Fokus Regenerasi Lini Belakang

Berdasarkan laporan dari sejumlah media Inggris, Manchester United kini condong untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Maguire. Alasannya cukup jelas: klub ingin memberi menit bermain lebih banyak kepada bek-bek muda yang diproyeksikan jadi tulang punggung tim di masa depan.

Nama Ayden Heaven dan Leny Yoro masuk dalam rencana jangka panjang klub. Keduanya dinilai punya potensi besar dan butuh jam terbang reguler untuk berkembang. Selain itu, MU juga masih punya stok bek tengah berpengalaman yang berada di usia emas, seperti Matthijs de Ligt dan Lisandro Martinez.

Dengan komposisi tersebut, peran Maguire perlahan terancam tergusur, bukan karena performa buruk, tapi lebih ke arah strategi jangka panjang klub.

Rekam Jejak Maguire Tak Bisa Diremehkan

Terlepas dari rumor yang beredar, kontribusi Maguire untuk Setan Merah jelas tidak kecil. Ia didatangkan dari Leicester City pada musim panas 2019 dengan mahar fantastis 87 juta euro, menjadikannya salah satu bek termahal di dunia hingga saat ini.

Sejauh ini, Maguire sudah mencatatkan 258 penampilan di berbagai ajang bersama MU. Ia juga ikut ambil bagian dalam kesuksesan klub meraih gelar Carabao Cup dan Piala FA. Meski sering jadi sasaran kritik, perannya di beberapa momen krusial tetap terasa.

Saat ini, fokus Maguire disebut masih sepenuhnya tertuju ke lapangan. Target utama tim adalah finis di empat besar klasemen akhir. Pertanyaannya tinggal satu: apakah Manchester United akan konsisten dengan rencana regenerasinya, atau justru kembali mengandalkan pengalaman Maguire di musim-musim krusial?