Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Liverpool Kerap Tumbang di Detik Akhir, Masalah Mental Jadi Sorotan

Arenabetting – Liverpool kembali menelan pil pahit di Liga Inggris musim ini. Kekalahan dari Bournemouth di pekan ke-23 jadi bukti terbaru bahwa Si Merah masih punya masalah serius dalam menjaga fokus hingga peluit akhir. Bertanding di Vitality Stadium, Minggu (25/1/2026), Liverpool harus pulang dengan tangan kosong usai kalah dramatis 2-3 lewat gol lawan di masa injury time.

Hasil ini menambah daftar panjang kekalahan Liverpool yang terjadi di menit-menit krusial. Fenomena ini pun mulai jadi perhatian, karena berulang kali merugikan mereka dalam perburuan poin.

Comeback Gagal di Kandang Bournemouth

Dalam laga tersebut, Liverpool sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Bournemouth tampil agresif dan mampu memanfaatkan celah di lini belakang tim tamu lewat gol Evanilson dan Alex Jimenez. Situasi ini membuat Liverpool harus bekerja ekstra keras untuk bangkit.

Usaha itu sempat membuahkan hasil. Virgil van Dijk memperkecil ketertinggalan, disusul gol penyeimbang dari Dominik Szoboszlai lewat eksekusi bola mati. Pada titik ini, Liverpool terlihat punya momentum untuk setidaknya mengamankan satu poin.

Namun, konsentrasi yang goyah di menit-menit akhir kembali menghantui. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Bournemouth justru mencetak gol penentu di masa tambahan waktu.

Gol Injury Time Jadi Mimpi Buruk

Amine Adli muncul sebagai pembeda dengan golnya di menit ke-90+5. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 untuk Bournemouth dan kembali memperpanjang catatan buruk Liverpool.

Berdasarkan data Opta, kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Liverpool musim ini akibat kebobolan di injury time. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak yang mereka alami sepanjang satu musim Liga Inggris.

Sebelumnya, Liverpool juga kehilangan poin dengan cara serupa saat menghadapi Crystal Palace dan Chelsea. Dalam dua laga itu, gol lawan di menit akhir menggagalkan hasil positif yang sudah di depan mata.

Dampak Serius ke Klasemen

Kekalahan dari Bournemouth membuat Liverpool kini mengoleksi 36 poin dari 23 pertandingan. Posisi mereka di papan klasemen pun jadi rawan, karena Manchester United dan Chelsea masih punya peluang menyalip jika meraih hasil positif di laga berikutnya.

Di sisi lain, Bournemouth justru menikmati lonjakan posisi. Tambahan tiga poin mengangkat mereka ke peringkat 13 dengan 30 poin, sekaligus melewati Tottenham Hotspur.

Evaluasi Jadi Kunci

Masalah Liverpool bukan lagi soal kualitas pemain, melainkan kemampuan menjaga konsistensi hingga laga benar-benar selesai. Jika kebiasaan kebobolan di menit akhir terus berulang, ambisi mereka di Liga Inggris musim ini bisa makin berat.

Kini, tantangan terbesar Liverpool adalah memperbaiki fokus dan mental bertanding. Tanpa itu, keunggulan atau hasil imbang di menit akhir bisa terus berubah jadi kekalahan yang menyakitkan.