Arenabetting – Arsenal lagi berada di fase yang bikin banyak orang terkesima. Performa mereka stabil, permainan rapi, dan posisi di papan atas Liga Inggris serta Liga Champions jadi bukti nyata. Tak heran kalau pujian datang dari mana-mana, termasuk dari Pep Guardiola yang menyebut Arsenal sebagai tim terbaik di dunia saat ini.
Namun, di tengah sanjungan tersebut, Mikel Arteta justru memilih untuk mengerem euforia. Manajer asal Spanyol itu menilai label “tim terbaik dunia” masih terlalu jauh untuk disematkan kepada Arsenal saat ini.
Pujian Datang, Tapi Arteta Tetap Membumi
Guardiola menilai Arsenal layak mendapat pujian karena konsistensi mereka di berbagai kompetisi. Bagi pelatih Manchester City itu, performa Arsenal di liga domestik maupun Eropa menunjukkan kualitas kelas atas.
Meski begitu, Arteta tidak ingin timnya terlena. Ia menilai bahwa permainan bagus saja belum cukup untuk mendapat pengakuan tertinggi di sepak bola. Menurutnya, status sebagai tim terbaik harus dibuktikan lewat koleksi trofi, bukan sekadar posisi klasemen atau pujian rival.
Trofi Jadi Tolok Ukur Utama
Arteta menyadari betul bahwa sepak bola pada akhirnya selalu bicara soal gelar. Ia menilai Arsenal memang sedang berada di jalur yang tepat, tapi belum mencapai titik yang bisa membuat mereka merasa puas.
Sejak dipercaya menangani Arsenal pada 2020, Arteta baru mempersembahkan satu trofi, yakni Piala FA. Catatan itu jelas belum cukup jika ingin dibandingkan dengan klub-klub elite Eropa yang rutin mengangkat banyak piala setiap musim.
Bagi Arteta, menjadi tim terbaik berarti mampu menang secara konsisten di momen-momen krusial dan mengakhiri musim dengan gelar di tangan.
Fokus ke Proses, Bukan Label
Alih-alih sibuk memikirkan status, Arteta memilih fokus pada proses. Ia ingin Arsenal terus berkembang dari hari ke hari, menjaga standar tinggi, dan tidak cepat puas dengan pencapaian sementara.
Pendekatan ini terlihat dari cara Arsenal bermain. Mereka tidak hanya mengandalkan satu atau dua pemain, tapi tampil sebagai tim yang solid, disiplin, dan penuh energi. Filosofi inilah yang terus ditanamkan Arteta kepada skuadnya.
Musim Penentuan untuk Arsenal
Musim ini bisa jadi momen penting bagi Arsenal. Dengan persaingan yang ketat di Liga Inggris dan peluang besar di kompetisi lain, kesempatan untuk mengakhiri puasa gelar liga selama lebih dari dua dekade terbuka lebar.
Namun, Arteta sadar jalan ke sana tidak mudah. Tekanan akan semakin besar, ekspektasi terus meningkat, dan konsistensi bakal jadi ujian utama.
Bagi Arsenal, pujian memang menyenangkan. Tapi seperti yang diyakini Arteta, pengakuan sejati hanya datang ketika trofi benar-benar diraih.


