Arenabetting – Manchester United kembali dihadapkan pada ujian berat akhir pekan ini. Setan Merah dijadwalkan bertandang ke Emirates Stadium untuk menghadapi Arsenal, Minggu (25/1/2026) dini hari WIB. Bukan cuma soal tiga poin, laga ini juga membawa misi besar: mengakhiri puasa kemenangan panjang di kandang The Gunners.
Di atas kertas, duel ini jelas tidak mudah. Arsenal sedang berada di puncak klasemen dan tampil konsisten, terutama saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Namun MU datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai hasil impresif pekan lalu.
Modal Positif dari Kemenangan atas City
Pada laga sebelumnya, MU tampil meyakinkan saat menumbangkan Manchester City dengan skor 2-0 di Old Trafford. Hasil itu menjadi awal manis bagi Michael Carrick dalam peran barunya sebagai manajer interim.
Bukan cuma soal menang, tapi cara MU mengontrol permainan juga jadi sorotan. City dibuat minim peluang dan terlihat frustrasi sepanjang laga. Performa solid inilah yang diharapkan bisa dibawa MU saat menghadapi Arsenal.
Momentum tersebut penting, apalagi MU butuh dorongan mental ekstra sebelum menyambangi stadion yang selama ini terasa “angker”.
Emirates Masih Jadi Tempat Sulit untuk MU
Fakta di lapangan menunjukkan MU punya catatan kelam saat bertandang ke markas Arsenal. Kemenangan terakhir mereka di Emirates terjadi pada Desember 2017. Sejak saat itu, MU lebih sering pulang dengan kepala tertunduk.
Dalam delapan tahun terakhir, MU hanya mampu meraih satu hasil imbang, sementara sisanya berujung kekalahan. Gawang MU juga kerap kebobolan, dengan jumlah gol masuk jauh lebih banyak dibanding gol yang mereka cetak.
Statistik ini jelas jadi tantangan tersendiri, apalagi Arsenal musim ini belum tersentuh kekalahan di kandang. Dari 11 laga liga, mereka mengoleksi sembilan kemenangan dan dua hasil seri dengan pertahanan yang sangat solid.
Carrick Dorong Pemain Manfaatkan Momentum
Meski sadar akan beratnya tantangan, Carrick menilai kondisi timnya sedang berada di jalur yang tepat. Ia melihat suasana ruang ganti cukup positif, baik saat latihan maupun jelang pertandingan.
Carrick ingin para pemain berani menghadapi tekanan dan membuktikan kualitas mereka di lapangan. Menurutnya, MU punya cukup banyak pemain bagus untuk bersaing, asalkan tampil dengan keyakinan penuh.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa MU tidak ingin datang ke Emirates hanya untuk bertahan, tapi juga mencoba mencuri hasil maksimal.
Kutukan Berakhir atau Berlanjut?
Laga ini bakal jadi tolok ukur sejauh mana perubahan MU di bawah Carrick. Jika mampu tampil konsisten seperti saat melawan City, peluang mencuri poin terbuka. Namun jika lengah sedikit saja, Arsenal siap menghukum.
Kini pertanyaannya tinggal satu: apakah akhir pekan ini jadi momen berakhirnya rekor buruk MU di Emirates, atau justru Arsenal kembali memperpanjang dominasi mereka di kandang sendiri? Jawabannya akan terungkap di lapangan.


