Arenabetting – Kisah Ruben Amorim di Manchester United resmi berakhir, dan tak lama setelah keputusan pemecatan itu, sang pelatih langsung terbang kembali ke Portugal. Momen kepulangannya sempat tertangkap kamera saat ia berada di bandara, tapi yang menarik, Amorim memilih diam tanpa memberi komentar apa pun ke awak media.
Sikap ini langsung memicu banyak spekulasi. Ada yang menilai ia masih terlalu kecewa untuk bicara, ada juga yang menganggap Amorim sengaja menahan diri agar tidak memperkeruh suasana.
Diam di Bandara, Tanpa Sepatah Kata
Saat dicegat wartawan di area keberangkatan, Amorim terlihat berjalan cepat tanpa berhenti untuk wawancara. Tidak ada pernyataan, tidak ada klarifikasi, bahkan sekadar ucapan singkat pun tidak keluar dari mulutnya.
Buat publik, sikap ini terasa kontras dengan karakter Amorim yang biasanya cukup terbuka saat masih aktif melatih. Namun dalam situasi seperti ini, diam justru bisa jadi pilihan paling aman, apalagi ketika banyak isu sensitif yang sedang berkembang di sekitar klub.
Keputusan untuk tidak bicara bisa dibaca sebagai bentuk profesionalisme, sekaligus upaya menjaga hubungan baik dengan pihak klub meski kerja sama sudah berakhir.
Perpisahan Cepat yang Penuh Tekanan
Pemecatan Amorim memang datang di tengah situasi yang tidak ideal. Performa tim yang naik turun, tekanan dari fans, serta ekspektasi besar khas Manchester United membuat posisi pelatih selalu berada di bawah sorotan.
Meski sempat membawa perubahan dalam beberapa pertandingan, hasil yang tidak konsisten membuat manajemen akhirnya memilih mengambil langkah tegas. Bagi pelatih mana pun, menangani klub sebesar MU memang bukan tugas yang ringan, apalagi dengan sorotan media yang hampir tidak pernah berhenti.
Dalam kondisi seperti ini, pulang ke kampung halaman bisa jadi langkah logis untuk menenangkan diri dan menyusun rencana berikutnya.
Pulang ke Portugal, Apa Langkah Selanjutnya?
Kepulangan Amorim ke Portugal langsung memunculkan pertanyaan besar: apakah ia akan langsung mencari klub baru, atau memilih rehat sejenak? Dengan reputasi yang masih cukup baik di Eropa, peluang mendapatkan tawaran baru sebenarnya masih terbuka.
Namun, banyak pihak menilai Amorim mungkin butuh waktu untuk refleksi setelah pengalaman singkat tapi penuh tekanan di Inggris. Rehat sejenak bisa jadi opsi bijak sebelum kembali ke dunia kepelatihan dengan proyek yang lebih sesuai.
Portugal sendiri bukan tempat yang asing baginya. Selain faktor keluarga, lingkungan sepak bola di sana juga bisa memberi ruang untuk memulai kembali tanpa tekanan sebesar Premier League.
Diam Sekarang, Bukan Berarti Hilang Selamanya
Meski memilih bungkam saat di bandara, bukan berarti Amorim akan terus menghindar dari publik. Bisa saja ia baru akan bicara ketika situasi sudah lebih tenang dan emosinya lebih stabil.
Untuk sekarang, fokusnya kemungkinan besar adalah memulihkan diri secara mental setelah melewati periode yang cukup melelahkan. Dunia sepak bola bergerak cepat, dan bukan tidak mungkin dalam waktu dekat nama Ruben Amorim kembali muncul di kursi pelatih klub lain.
Yang jelas, kepulangannya ke Portugal menandai akhir babak di Manchester, sekaligus awal dari cerita baru yang masih menunggu untuk ditulis.


