Arenabetting – Meski baru saja berpisah dengan Real Madrid, nama Xabi Alonso masih panas di bursa pelatih. Banyak yang yakin pelatih muda asal Spanyol ini tidak akan lama menganggur karena reputasinya tetap dianggap tinggi di level Eropa. Namun di tengah banyaknya ketertarikan klub besar, muncul peringatan agar Alonso tidak buru-buru menerima tawaran, apalagi jika datang dari Manchester United.
Alonso memang baru melewati periode yang cukup naik turun di Madrid. Meski tim masih bersaing di beberapa kompetisi, dinamika ruang ganti disebut jadi faktor utama perpisahan. Pendekatan disiplin yang ia terapkan tidak sepenuhnya diterima oleh semua pemain, dan situasi itu akhirnya berdampak pada kestabilan tim.
Tetap Dianggap Pelatih Berbakat
Terlepas dari akhir yang kurang mulus di Madrid, banyak pihak masih menilai Alonso sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan saat ini. Filosofi bermain yang rapi, fokus pada organisasi tim, dan keberanian menerapkan sistem jadi nilai plus yang membuat namanya terus masuk radar klub top.
Beberapa klub besar dikabarkan mulai memantau situasinya, termasuk Manchester United yang sedang mencari manajer permanen untuk musim depan. Saat ini, kursi pelatih Setan Merah masih diisi sementara, sambil menunggu keputusan jangka panjang dari manajemen.
MU Dinilai Bukan Pilihan Ideal Saat Ini
Meski terlihat menggiurkan, tawaran dari Manchester United justru dinilai berisiko tinggi buat Alonso. Lingkungan klub yang masih belum stabil, tekanan besar dari media, serta ekspektasi fans yang tinggi bisa jadi tantangan berat, apalagi untuk pelatih yang baru saja keluar dari situasi sulit di Madrid.
Beberapa pengamat menilai Alonso sebaiknya tidak langsung lompat ke proyek besar yang penuh tekanan. Justru, mengambil waktu istirahat untuk mengevaluasi pengalaman sebelumnya dianggap langkah yang lebih bijak sebelum memulai tantangan baru.
Pendekatan ini dinilai penting supaya Alonso bisa kembali dengan pikiran lebih segar dan rencana yang lebih matang, bukan sekadar pindah dari satu tekanan ke tekanan lainnya.
Waktu Istirahat Bisa Jadi Investasi Karier
Saran untuk rehat sejenak bukan berarti meragukan kemampuan Alonso, tapi lebih ke menjaga arah karier jangka panjang. Dunia kepelatihan penuh dengan keputusan cepat yang kadang justru jadi bumerang jika tidak dipikirkan matang-matang.
Dengan mengambil jeda, Alonso bisa melihat peluang yang lebih sesuai dengan visinya, baik dari segi filosofi bermain, dukungan manajemen, maupun stabilitas skuad. Klub dengan proyek jangka panjang dan lingkungan yang lebih tenang bisa jadi tempat ideal untuk membangun kembali reputasinya.
Banyak Opsi, Tinggal Pilih yang Paling Masuk Akal
Manchester United bukan satu-satunya klub yang sedang mencari pelatih. Beberapa nama besar lain juga ikut masuk dalam radar Setan Merah, yang artinya persaingan untuk kursi tersebut juga tidak sederhana.
Buat Alonso, ini justru jadi posisi yang cukup menguntungkan. Ia tidak berada dalam situasi terdesak, dan bisa memilih langkah berikutnya dengan lebih santai dan strategis.
Yang jelas, meski pintu di Madrid sudah tertutup, jalan karier Xabi Alonso sebagai pelatih top Eropa masih terbuka lebar. Tinggal bagaimana ia menentukan langkah selanjutnya agar tidak terjebak di proyek yang justru menghambat potensinya sendiri.


