Arenabetting – AS Roma kembali meraih kemenangan penting di Serie A, meski tanpa gol dari Paulo Dybala. Saat menjamu Sassuolo di Stadion Olimpico pada pekan ke-20 Liga Italia, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB, Giallorossi menang meyakinkan 2-0 lewat gol Manu Koné dan Matías Soulé. Meski sang bintang belum mencetak gol, pelatih Gian Piero Gasperini justru terlihat cukup puas dengan performanya.
Roma Menang, Dybala Tetap Aktif
Dalam pertandingan ini, Dybala tampil penuh selama 90 menit. Ia cukup aktif di lini depan dan tercatat melepaskan empat tembakan, dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang. Meski belum berbuah gol, pergerakannya tetap merepotkan lini belakang Sassuolo dan membuka ruang buat rekan-rekannya.
Kehadiran Dybala juga bikin aliran serangan Roma terlihat lebih hidup. Ia sering turun menjemput bola, ikut membangun serangan, dan jadi penghubung antara lini tengah dan depan. Jadi meskipun namanya nggak muncul di papan skor, kontribusinya tetap terasa di permainan tim.
Puasa Gol Masih Berlanjut
Secara statistik, Dybala memang lagi melewati masa seret gol. Ia sudah 76 hari belum mencetak gol di semua kompetisi. Terakhir kali ia menjebol gawang lawan adalah saat Roma menang tipis 1-0 di markas Sassuolo pada Oktober lalu.
Buat pemain dengan reputasi setajam Dybala, tentu kondisi ini jadi sorotan. Tapi Gasperini tampaknya nggak mau terlalu ambil pusing. Menurutnya, sang pemain cuma sedang menunggu momen yang pas untuk kembali mencetak gol di laga besar.
Gasperini Tetap Percaya, Bukan Cuma Soal Gol
Pelatih Roma itu bahkan menyebut Dybala masih menunjukkan kualitas kelas atas di lapangan. Menurutnya, performa Dybala di laga ini sama bagusnya seperti saat menghadapi Lecce sebelumnya. Sentuhan, visi bermain, dan kreativitasnya masih jadi pembeda di lini serang Roma.
Gasperini juga menilai bahwa kepercayaan diri Dybala perlahan akan kembali, termasuk ketajaman dan akurasi tembakannya. Selama sang pemain masih menikmati permainan dan terus diberi menit bermain, gol dianggap hanya soal waktu.
Roma Makin Percaya Diri di Papan Atas
Kemenangan atas Sassuolo ini bikin Roma naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan koleksi 39 poin dari 20 laga. Posisi ini jelas bikin I Lupi makin pede dalam perburuan tiket Liga Champions, bahkan menjaga peluang dalam persaingan papan atas.
Dengan performa tim yang cukup solid, Roma nggak terlalu bergantung pada satu pemain saja untuk urusan gol. Ini jadi keuntungan besar, apalagi saat bintang seperti Dybala lagi belum gacor.
Buat fans Roma, kabar baiknya sederhana: tim terus menang, permainan tetap hidup, dan Dybala masih menunjukkan kualitas. Tinggal tunggu waktu sampai La Joya kembali selebrasi dengan gol khasnya. Kalau itu sudah terjadi, Roma bisa makin berbahaya di sisa musim ini.


