Arenabetting – Nasib Kobbie Mainoo di Manchester United mulai kelihatan lebih cerah. Setelah sempat tersisih di era Ruben Amorim, kepergian sang manajer dan hadirnya Darren Fletcher sebagai manajer interim bikin gelandang muda ini kembali punya harapan. Buat pemain berusia 20 tahun, momen seperti ini jelas penting banget buat menyelamatkan musim yang sempat berjalan kurang mulus.
Seret Menit Main di Bawah Amorim
Musim ini, kesempatan Mainoo di Premier League bisa dibilang minim. Ia cuma tampil 12 kali dengan total waktu bermain 228 menit, dan ironisnya belum pernah sekalipun jadi starter. Padahal, musim lalu namanya sempat digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dari akademi MU.
Situasinya makin sulit karena Mainoo juga sempat menepi akibat cedera betis. Ia absen empat laga sebelum akhirnya kembali merumput saat MU ditahan imbang 2-2 oleh Burnley di tengah pekan. Meski belum tampil penuh, kondisinya disebut sudah oke, tinggal fokus balikin kebugaran dan ritme permainan.
Fletcher Datang, Rasa Percaya Diri Balik Lagi
Pergantian manajer ternyata membawa suasana baru di ruang ganti. Darren Fletcher, yang kini memegang kendali sementara, mengenal Mainoo sejak lama. Hal ini bikin sang pemain merasa lebih nyaman karena ditangani oleh orang-orang yang paham betul karakter dan potensinya.
Fletcher sendiri menyebut Mainoo sebagai sosok yang kalem dan nggak banyak bicara. Jadi, dari luar mungkin kelihatan datar-datar aja, padahal sebenarnya dia dalam kondisi yang cukup baik. Menurut Fletcher, Mainoo juga punya hubungan yang dekat dengan staf pelatih, termasuk Travis Binnion, yang bikin adaptasinya berjalan lebih mulus.
Kesempatan Baru, Tantangan Juga Nggak Kecil
Dengan situasi baru ini, peluang Mainoo untuk dapat menit bermain lebih banyak jelas terbuka. Tapi tentu saja, semua tetap tergantung pada performanya di latihan dan saat dipercaya turun di pertandingan. Di skuad MU yang lagi cari keseimbangan, gelandang dengan gaya main tenang dan rapi seperti Mainoo bisa jadi aset penting.
Apalagi, MU sedang berada di fase transisi dan butuh energi segar dari pemain muda. Kalau Mainoo bisa memanfaatkan momen ini, bukan nggak mungkin posisinya di tim utama bakal makin kuat menjelang akhir musim.
Waktunya Buktikan Diri di Old Trafford
Buat Mainoo, ini bisa dibilang kesempatan emas untuk bangkit dan nunjukin kalau dirinya layak dapat peran lebih besar. Cedera sudah lewat, kepercayaan pelatih mulai balik, tinggal bagaimana dia menjawabnya di lapangan.
Fans MU pun pasti berharap besar pada pemain akademi sendiri. Selain karena kualitas, ada rasa bangga tersendiri melihat talenta muda berkembang di tim utama. Jadi sekarang, semua mata tertuju ke Kobbie Mainoo. Apakah dia bisa memanfaatkan era baru ini buat naik level? Kita tunggu saja, tapi yang jelas, angin segar sudah mulai berembus di Old Trafford.


