Arenabetting – Pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer Manchester United langsung memunculkan banyak spekulasi. Salah satu yang paling ramai dibahas adalah masa depan Marcus Rashford. Winger Inggris itu sebelumnya “tersingkir” di era Amorim dan dipinjamkan ke Barcelona. Kini, setelah sang manajer angkat kaki, muncul pertanyaan besar: apakah Rashford bakal kembali ke Old Trafford?
Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan Amorim pada Senin (5/1/2026) sore WIB. Keputusan tersebut diambil tak lama setelah komentar sang pelatih usai hasil imbang kontra Leeds United, yang dinilai memperkeruh situasi internal klub.
Rashford dan Era Kelam di Bawah Amorim
Nama Marcus Rashford termasuk yang paling terdampak selama Amorim menukangi MU. Penyerang berusia 28 tahun itu dicoret dari rencana utama dan akhirnya dipinjamkan ke Barcelona di awal musim, dengan opsi pembelian di akhir masa pinjam.
Saat itu, Rashford bahkan sempat diberi cap sebagai sosok yang merusak keharmonisan ruang ganti. Label tersebut membuat posisinya makin sulit di Manchester United dan memuluskan kepindahannya ke Camp Nou.
Nyaman di Barcelona, Performa Ikut Naik
Di Barcelona, Rashford justru menemukan kembali kenyamanan. Ia mulai mendapat kepercayaan dan menit bermain yang cukup stabil. Hasilnya pun terlihat di atas lapangan. Dari 18 penampilan di La Liga, Rashford mampu menyumbang dua gol dan tujuh assist.
Tak heran jika dalam beberapa kesempatan, Rashford memberi sinyal ingin bertahan di klub Catalan. Lingkungan baru, tekanan yang berbeda, serta peran yang lebih jelas membuatnya kembali menikmati sepak bola.
Amorim Pergi, Pikiran Berubah?
Namun, pemecatan Amorim sedikit mengubah peta. Dengan tak lagi adanya sosok yang menyingkirkannya dari tim, peluang Rashford untuk kembali ke MU secara teori terbuka. Apalagi, kontraknya bersama Setan Merah masih berlaku hingga Juni 2028.
Meski begitu, jalan pulang ke Old Trafford bukan tanpa rintangan. Salah satunya adalah soal nomor punggung. Nomor ikonik Rashford sudah lebih dulu dipakai Matheus Cunha, sehingga ia harus rela memulai kembali dengan identitas berbeda jika benar-benar pulang.
MU atau Barcelona, Pilihan Tak Mudah
Semua kembali pada keputusan Barcelona. Jika klub Spanyol itu menebus opsi pembelian, maka kisah Rashford di MU bisa resmi berakhir. Namun jika tidak, Manchester United praktis menjadi satu-satunya tempat untuknya kembali.
Bagi Rashford, situasi ini jelas rumit. Di satu sisi, MU adalah rumah yang membesarkan namanya. Di sisi lain, Barcelona memberinya ruang untuk bangkit. Amorim memang sudah pergi, tapi keputusan besar Rashford baru saja dimulai.


