Arenabetting – Manchester United kembali harus menelan pil pahit. Pemecatan Ruben Amorim bukan cuma soal pergantian pelatih, tapi juga soal uang yang mengalir deras tanpa hasil di lapangan. Setan Merah disebut-sebut bakal merugi besar karena masih wajib membayar gaji Amorim hingga kontraknya berakhir pada Juni 2027.
Amorim Pergi, Tagihan Tetap Datang
Ruben Amorim resmi tak lagi menjabat sebagai manajer MU per Senin (5/1/2026). Masa kerjanya terbilang singkat, hanya 14 bulan sejak didatangkan pada November 2024. Performa tim yang tak kunjung membaik serta hubungan yang memanas dengan manajemen jadi pemicu utama perpisahan ini.
Masalahnya, Amorim bukan pergi atas kemauan sendiri. Keputusan sepenuhnya datang dari pihak klub. Konsekuensinya jelas: MU masih punya kewajiban finansial sampai kontrak sang pelatih benar-benar habis.
Hitung-hitungan Kerugian MU
Gaji Amorim di MU kabarnya mencapai 125 ribu paun per pekan atau sekitar 6,5 juta paun per musim. Dengan sisa kontrak 77 pekan, total uang yang harus dikeluarkan klub mencapai kurang lebih 9,6 juta paun. Angka ini jelas bikin dahi berkerut, apalagi performa tim tak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
Belum lagi soal staf kepelatihan. Amorim datang bersama lima asisten setianya, termasuk Carlos Fernandes dan Emanuel Ferro. Nasib kontrak mereka masih belum jelas, namun jika ikut diputus, potensi pengeluaran MU bisa makin membengkak.
Pola Lama yang Terus Terulang
Kasus Amorim menambah daftar panjang pelatih yang gagal menuntaskan kontrak di Old Trafford. Dalam 10 tahun terakhir, MU sudah lima kali memecat manajer. Artinya, rata-rata tiap dua tahun, kursi pelatih kembali berganti.
Pola ini membuat MU berkali-kali harus membayar kompensasi besar. Bahkan saat merekrut Amorim, klub lebih dulu menggelontorkan sekitar 9,25 juta paun untuk menebus kontraknya dari Sporting CP. Kini, investasi itu terasa makin sia-sia.
Performa yang Tak Meyakinkan
Selama menukangi MU, Amorim mencatat rasio kemenangan sekitar 38 persen. Dari 63 laga, hanya 24 yang berakhir dengan kemenangan, sisanya 18 imbang dan 21 kekalahan. Catatan ini jelas jauh dari standar klub sebesar Manchester United.
Fletcher Ambil Alih Sementara
Untuk sementara, MU menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Tugas pertamanya langsung berat, yakni memimpin tim saat bertandang ke markas Burnley pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
MU memang masih bisa berhenti membayar Amorim jika sang pelatih mendapat klub baru dalam 1,5 tahun ke depan. Namun sampai itu terjadi, Setan Merah harus siap menerima kenyataan pahit: pelatih sudah pergi, tapi beban gaji masih terus berjalan.


