Arenabetting – Dusan Vlahovic sedang berada di momen paling menentukan sejak berseragam Juventus. Penyerang asal Serbia itu kini memasuki tahun terakhir kontraknya, sementara negosiasi perpanjangan belum menunjukkan arah yang jelas. Situasi ini otomatis memicu spekulasi, apalagi bursa transfer musim panas semakin mendekat.
Jika tak ada langkah konkret dalam waktu dekat, Juventus berpotensi menuju perpisahan dengan striker andalannya. Kondisi tersebut jelas berisiko, mengingat Vlahovic masih memegang peran vital dalam proyek tim saat ini.
Juventus Masih Bergantung pada Vlahovic
Musim ini, ketergantungan Juventus terhadap Vlahovic terlihat semakin nyata. Ia masih menjadi sumber gol utama di lini depan, terutama ketika opsi lain belum mampu memberikan dampak signifikan. Setiap kali Juventus butuh pembeda, nama Vlahovic hampir selalu muncul.
Kedatangan Jonathan David sempat diharapkan bisa mengurangi beban tersebut. Namun, proses adaptasi penyerang asal Kanada itu belum berjalan mulus. Alhasil, Juventus tetap mengandalkan Vlahovic sebagai ujung tombak utama dalam skema serangan.
Menariknya, meski masa depannya masih abu-abu, profesionalisme Vlahovic tetap terjaga. Performa sang striker justru terlihat stabil, bahkan di musim yang bisa saja menjadi tahun terakhirnya di Turin. Gol-gol pentingnya membantu Juventus tetap bersaing di papan atas Serie A.
Dampak Besar Saat Vlahovic Absen
Nilai Vlahovic semakin terasa saat ia harus menepi karena cedera. Dalam periode tersebut, Juventus kesulitan membangun serangan yang efektif. Absennya sosok target man yang kuat di kotak penalti membuat alur permainan mudah dipatahkan lawan.
Kondisi itu menjadi gambaran jelas betapa strategisnya peran Vlahovic dalam sistem permainan tim. Juventus tak hanya kehilangan pencetak gol, tetapi juga pemain yang mampu membuka ruang dan menahan bola di area berbahaya. Fakta ini seharusnya menjadi alarm bagi manajemen klub.
Kontrak Baru Jadi Solusi Paling Aman
Melihat situasi tersebut, membuka kembali pembicaraan kontrak bisa menjadi opsi paling rasional bagi Juventus. Memberikan kepastian masa depan kepada pemain kunci berpotensi menjaga stabilitas skuad, baik di lapangan maupun di ruang ganti.
Vlahovic sendiri dikenal konsisten memberi dampak saat berada dalam kondisi fit. Ia masih menjadi figur penting dalam tim dan memiliki pemahaman mendalam soal kultur klub. Kehilangan pemain dengan profil seperti ini tentu bukan perkara sepele.
Perpisahan di akhir musim memang masih sangat mungkin terjadi. Namun, membiarkan ketidakpastian berlarut-larut justru berisiko mengganggu arah pembangunan tim. Juventus kini dihadapkan pada pilihan besar: mempertahankan striker produktif yang sudah terbukti, atau mengambil risiko memulai kembali dari nol tanpa Vlahovic.


