Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Mental Juara Real Madrid : Comeback Lawan Valencia Meski Dengan 10 Pemain

Berita Bola – Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham sangat puas dengan kemenangan timnya atas Valencia baru-baru ini. Ia menyebut bahwa kemenangan itu menunjukkan mentalitas juara yang dimiliki oleh Los Blancos. Dini hari tadi Real Madrid bertandang ke markas Valencia pada lanjutan La Liga 2024/2025. Di laga ini, tuan rumah unggul terlebih dahulu berkat gol Hugo Duro di menit ke-27. Real Madrid kesulitan untuk menyamakan kedudukan atas Los Che. Tugas mereka semakin berat karena di menit ke-80 mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah Vinicius Junior mendapatkan kartu merah. Meski begitu, Los Blancos berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Luka Modric dan Jude Bellingham mencetak gol di penghujung laga sehingga mereka meraih tiga poin di laga ini. Dalam wawancaranya seusai laga, Bellingham mengaku sangat bahagia dengan kemenangan atas Valencia ini. Sang gelandang menyebut bahwa laga ini membuktikan bahwa Real Madrid adalah tim dengan mental juara, di mana mereka tidak menyerah meski situasi yang mereka hadapi sangat sulit. “Pertandingan seperti ini menunjukkan siapa kami sebenarnya sebagai Real Madrid. ketika anda mengenakan seragam ini, anda tidak boleh menyerah,” buka Bellingham. Bellingham juga senang bisa jadi sosok pembeda bagi Real Madrid di laga ini. Ia menyebut bahwa ia ingin jadi sosok pemimpin di skuad El Real dan untuk itu ia harus bisa jadi pembeda di saat-saat sulit. “Saya ingin jadi pemimpin di tim ini. Hari ini kami menunjukkan mentalitas yang layak untuk fans kami,” ia menandaskan. Real Madrid saat ini langsung mengalihkan fokus mereka. Karena mereka akan bertanding lagi di tengah pekan ini. Los Blancos dijadwalkan akan menghadapi Dep Minera di babak 32 besar Copa Del Rey.

Mental Juara Real Madrid : Comeback Lawan Valencia Meski Dengan 10 Pemain Read More »

Carlo Ancelotti Anggap Kartu Merah Yang Didapat Vinicius Jr Itu Tidak Adil

Berita Bola – Manajer Real Madrid, Carlo Ancelotti buka suara terkait kartu merah yang didapatkan Vinicius Jr saat timnya menghadapi tuan rumah Valencia. Ia menyebut bahwa sang winger tidak layak mendapatkan kartu merah di pertandingan tersebut. Dini hari tadi, Real Madrid berhadapan dengan Valencia di ajang La Liga. Pada laga ini, Vini mendapatkan kepercayaan untuk menjadi starter di skuad Los Blancos. Namun sang winger harus meninggalkan lapangan pada menit ke-80. Ia mendapatkan kartu merah langsung dari wasit. Pada saat itu, Vini tertangkap kamera mendorong kepala kiper Valencia sampai sang kiper terjatuh. Setelah memeriksa VAR, wasit memutuskan memberikan kartu merah langsung untuk winger Timnas Brasil tersebut. Dalam konferensi persnya seusai laga, Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti sangat berang dengan keputusan wasit yang memberikan kartu merah untuk Vini. Ia menyebut bahwa sang winger tidak bersalah dan ia tidak layak untuk mendapatkan kartu merah atas insiden tersebut. “Vinicius Jr tidak layak mendapatkan kartu merah. Kami akan banding atas keputusan itu,” ungkap Ancelotti. Menurut pelatih asal Italia tersebut, sebelum kejadian itu, kiper Valencia sempat melakukan provokasi kepada sang winger. Vini disebut hanya merespon apa yang sudah dilakukan sang kiper sehingga ia menilai keduanya seharusnya layak dihukum yang sama. “Penjaga gawang mereka mendorong Vini, dan Vini hanya membalas apa yang ia lakukan. Saya rasa seharusnya keduanya mendapatkan kartu kuning,” pungkasnya. Di laga tersebut, Real Madrid sebenarnya nyaris kalah 1-0 dari tuan rumah Valencia. Namun dengan kondisi 10 pemain, El Real mampu membalikkan kedudukan menjadi 2-1 berkat gol Luka Modric dan Jude Bellingham.

Carlo Ancelotti Anggap Kartu Merah Yang Didapat Vinicius Jr Itu Tidak Adil Read More »

Ditumbangkan AC Milan, Pelatih Juventus Kecewa Berat

Berita Bola – Manajer Juventus, Thiago Motta mengomentari hasil pertandingan timnya melawan AC Milan pada dini hari tadi. Ia mengaku kecewa berat karena timnya kalah di laga ini. Dini hari tadi, Juventus berhadapan dengan AC Milan di pertandingan semifinal Supercoppa Italiana. Di laga ini, Juventus sebenarnya unggul terlebih dahulu berkat gol Kenan Yildiz. Namun di babak kedua, AC Milan sukses membalikkan kedudukan berkat penalti Christian Pulisic dan gol bunuh diri Federico Gatti. Alhasil Si Nyonya Tua tersingkir dari ajang ini. Motta mengaku kecewa berat dengan kekalahan ini. Karena ia menilai Juventus seharusnya keluar sebagai pemenang laga itu. Dalam wawancaranya ke Sport Mediset, Motta menyebut bahwa ia kesal Juventus gagal menang di laga ini. Karena ia menilai Si Nyonya Tua menguasai pertandingan dan seharusnya keluar sebagai pemenang. “Kami tentu tidak bahagia dengan hasil pertandingan ini. Terutama di babak pertama kami tampil bagus, namun di babak kedua kami gagal menuntaskan peluang yang bisa membunuh jalannya pertandingan,” ungkap Motta. “Milan juga tidak membuat banyak peluang di laga ini. Jadi kami seharusnya bisa keluar sebagai pemenang di laga ini.” Pada kesempatan ini Motta juga mengomentari tudingan pada dirinya. Sang pelatih disebut-sebut mengambil beberapa keputusan yang keliru yang mengakibatkan timnya kalah. Motta menyebut bahwa setiap keputusan yang ia ambil itu demi timnya. Jadi ia bodo amat dengan kritikan-kritikan tersebut. “Setiap keputusan yang saya ambil di pertandingan adalah dmei kebaikan tim ini. Jadi terserah kalian untuk menilai apakah itu keputusan yang benar atau tidak,” pungkasnya. Motta saat ini mempersiapkan timnya untuk lekas bangkit dari keterpurukan. Ia menargertkan kemenangan saat Juventus melakoni laga Derby Della Mole melawan Torino pada pekan depan.

Ditumbangkan AC Milan, Pelatih Juventus Kecewa Berat Read More »

Sergio Conceicao Beberkan Resep Di Balik Comeback AC Milan Atas Juventus

Berita Bola – Manajer AC Milan, Sergio Conceicao membeberkan resep timnya bisa mengalahkan Juventus. Ia menyebut bahwa ia sempat memarahi seluruh pemainnya sehingga mereka bisa bangkit. Dini hari tadi, AC Milan berhadapan dengan Juventus di babak semifinal Supercoppa Italiana. Di laga ini, Rossoneri tertinggal lebih dahulu berkat gol Kenan Yildiz di babak pertama. Namun di babak kedua, Rossoneri mampu bangkit. Mereka membalikkan kedudukan menjadi 2-1 berkat gol penalti Christian Pulisic dan gol bunuh diri Federico Gatti. Ketika ditanya apa rahasia timnya bisa comeback lawan Juventus, begini kata Conceicao. “Selama lima menit di ruang ganti saat jeda, sudah jelas saya tidak memberikan ciuman dan pelukan kepada para pemain saya,” buka Conceicao kepada Sport Mediaset. Conceicao menyebut bahwa selama jeda ia memarahi habis-habisan timnya. Karena ia meniali Rossoneri seharusnya bisa bermain jauh lebih baik daripada yang mereka tunjukkan di laga itu. “Pada saat itu saya benar-benar marah kepada para pemain saya, karena mereka tidak melakukan apa yang saya perintahkan ataupun apa yang sudah kami persiapkan sebelumnya,” sambung Conceicao. “Saya melihat tim ini sebagai sekumpulan pemain yang rendah hati, namun mereka tidak punya hasrat untuk melaju lebih jauh. Namun saya rasa ini bisa diatasi seiring berjalannya waktu.” Conceicao juga memperingatkan kepada skuad Milan bahwa ia bukanlah tipikal pelatih baik hati. Ia menyebut bahwa ia bakal jadi pelatih yang galak demi memastikan Rossoneri meraih hasil yang mereka inginkan. “Para pemain memang membutuhkan kata-kata yang baik, namun terkadang mereka juga butuh diberi kata-kata yang keras,” sambung Conceicao. “Jujur, saya bukan pelatih baik hati yang suka memeluk dan menenangkan pemain saya. Saya tipikal pelatih yang suka marah-marah, terutama ketika sesuatu tidak berjalan sebagaimana mestinya,” imbuh eks pelatih Porto tersebut. Kemenangan atas Juventus ini memastikan Rossoneri melaju ke final Supercoppa Italiana. Di partai puncak nanti, mereka akan menantang tetangga mereka, Inter Milan yang lolos ke partai final usai menghajar Atalanta di semifinal.

Sergio Conceicao Beberkan Resep Di Balik Comeback AC Milan Atas Juventus Read More »

Hasil Supercoppa Italiana 2024 : AC Milan Menang Tipis 2-1 Atas Juventus

Berita Bola – Juventus harus mengakui keunggulan AC Milan dengan skor 1-2 dalam laga semifinal Supercoppa Italiana 2024 yang dihelat di Al Awwal Park, Riyadh, Sabtu (4/1/2025) dini hari WIB. Juve sejatinya sempat unggul lebih dulu berkat gol Kenan Yildiz. Namun, Milan mampu bangkit di babak kedua dengan berbalik memimpin lewat eksekusi penalti Christian Pulisic dan gol bunuh diri Federico Gatti. Berkat hasil ini, AC Milan pun berhak melaju ke partai final untuk menantang sang rival sekota, Inter Milan. Duel bertajuk Derby della Madonnina ini akan digelar pada Selasa (7/1/2025) dini hari WIB mendatang. Jalannya Pertandingan : Juventus tampil lebih menjanjikan di awal laga. Di sisi lain, Milan yang datang dengan pelatih baru, Sergio Conceicao bermain lebih hati-hati dan tak mudah terpancing. Juve sukses unggul di menit ke-21 lewat aksi Yildiz. Menerima umpan Samuel Mbangula di sisi kanan, Yildiz melepas tembakan keras yang menghujam gawang Milan. Milan mencoba untuk membalas. Namun, Alvaro Morata dkk. kesulitan untuk membongkar pertahanan rapat Juve. Skor 1-0 bertahan hingga laga memasuki jeda turun minum. Kembali dari kamar ganti, Milan mencoba meningkatkan agresivitas. Sergio Conceicao memasukkan Yunus Musah dan Tammy Abraham. Serangan Milan pun semakin berbahaya. Hasilnya, Milan sukses menyamakan skor di menit ke-71. Pulisic dilanggar Manuel Locatelli di kotak terlarang. Pulisic pun maju menjadi algojo penalti dan sukses menaklukkan Michele Di Gregorio. Hanya lima menit berselang, Milan secara luar biasa mampu berbalik unggul 2-1. Sebuah crossing yang dikirim Musah berbelok arah menjadi gol usai membentur badan Federico Gatti. Juve mencoba mengejar ketinggalan di sisa waktu. Namun, upaya mereka tak membuahkan hasil. Skor 2-1 untuk kemenangan Milan pun menjadi hasil akhir laga ini.

Hasil Supercoppa Italiana 2024 : AC Milan Menang Tipis 2-1 Atas Juventus Read More »

Hasil La Liga : Real Madrid Menang Tipis 2-1 Atas Tuan Rumah Valencia

Berita Bola – Real Madrid secara dramatis sukses mengalahkan Valencia dengan skor 2-1 dalam laga tunda pekan 12 La Liga 2024/2025 yang digelar di Mestalla, Sabtu (4/1/2025) dini hari WIB. Real Madrid harus tertinggal lebih dulu akibat gol Hugo Duro di babak pertama. Peluang tim tamu menyamakan skor gagal usai eksekusi penalti Jude Bellingham cuma membentur tiang. Setelah Vinicius Junior diganjar kartu merah dan bermain dengan 10 orang, Real Madrid justru mampu menyamakan skor lewat aksi Luka Modric sebelum memastikan kemenangan lewat gol Bellingham. Berkat hasil ini, Real Madrid dengan poin 43 berhak naik ke puncak klasemen menggusur Atletico Madrid. El Real kini unggul dua poin. Namun, Atletico masih menyimpan satu tabungan laga. Jalannya Pertandingan : Real Madrid mencoba bermain agresif sejak awal. Namun, Kylian Mbappe dkk. masih kesulitan untuk membongkar pertahanan rapat yang dibangun Valencia. Alih-alih unggul, Real Madrid justru harus tertinggal usai gawang mereka dibobol Duro di menit ke-27. Diawali sebuah bola rebound, Duro dengan mudah mencocor bola menjadi gol. Real Madrid mencoba membalas dengan meningkatkan agresivitas. Sayang, sejumlah peluang yang didapat belum mampu dikonversi menjadi go. Skor 1-0 untuk keunggulan Valencia bertahan hingga turun minum. Kembali dari kamar ganti, Real Madrid mendapat penalti di menit ke-53 usai Mbappe dilanggar Cesar Tarrega di kotak terlarang. Sayang, eksekusi Bellingham terlalu pelan dan hanya membentur tiang. Menit ke-60, Mbappe sejatinya sukses membobol gawang Valencia. Namun, gol ini kemudian dianulir VAR. Mbappe kedapatan lebih dulu berdiri dalam posisi offside ketika menerima umpan Bellingham. Penderitaan Real Madrid semakin bertambah di menit ke-79. Vinicius harus meninggalkan lapangan usai diganjar kartu merah akibat memukul wajah kiper Valencia, Stole Dimitrievski. Carlo Ancelotti bereaksi dengan menurunkan Modric. Keputusan ini terbukti jitu. Modric sukses mencetak gol di menit ke-85 meneruskan assist Bellingham. Secara luar biasa, Real Madrid mampu berbalik unggul di menit keenam masa injury time. Blunder yang dilakukan Hugo Guillamon sukses dimanfaatkan Bellingham untuk membobol gawang Dimitrievski. Skor 2-1 untuk kemenangan Real Madrid pun menjadi hasil akhir laga ini.

Hasil La Liga : Real Madrid Menang Tipis 2-1 Atas Tuan Rumah Valencia Read More »