Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Penjelasan Ruben Amorim Soal Masa Depan Marcus Rashford Di MU

Berita Bola – Manajer Manchester United Ruben Amorim menyatakan bahwa segala opsi mengenai masa depan Marcus Rashford masih terbuka menjelang batas waktu transfer yang hanya tinggal seminggu lagi. Rashford sedang mengalami masa-masa sulit di Manchester United. Penyerang asal Inggris tersebut tersisih dari skuad utama Setan Merah di bawah asuhan Amorim. Rashford kembali tidak masuk dalam skuad saat Manchester United mengalahkan Rangers 2-1 di Liga Europa. Ia hanya menyaksikan pertandingan dari tribun penonton di Old Trafford. Rashford santer dikaitkan dengan kepindahannya dari klub. Beberapa klub, termasuk Barcelona dan Borussia Dortmund, dikabarkan tertarik untuk meminjam sang pemain. Bursa transfer hanya tersisa satu minggu lagi. Namun, Amorim mengaku tidak tahu bagaimana situasi Rashford akan berkembang menjelang akhir jendela transfer. “Saya benar-benar tidak tahu,” kata Amorim di situs resmi klub. “Teman-teman, tinggal delapan hari lagi . Kita akan lihat di akhir jendela apa yang terjadi. Dan nanti kita akan bahas itu saat waktunya tiba.” Rashford terakhir kali bermain untuk United dalam kemenangan 2-1 atas FC Viktoria Plzen pada 12 Desember. Besar kemungkinan ia akan kembali absen ketika Amorim membawa timnya bertandang ke Fulham pada hari Senin dini hari. Amorim juga harus memutuskan apakah akan kembali memainkan Andre Onana atau tetap menaruh kepercayaan pada Altay Bayindir. Onana melakukan kesalahan saat MU kalah 3-1 dari Brighton di Old Trafford. “Ini selalu pertarungan yang seimbang, tetapi rotasi ini sudah direncanakan,” ujar Amorim. “Saya memikirkan kesalahan itu dan pesan yang ingin saya sampaikan kepada para pemain dan penggemar. Rotasi ini dilakukan sesuai rencana, dan kami akan melanjutkan dengan cara yang sama.”

Penjelasan Ruben Amorim Soal Masa Depan Marcus Rashford Di MU Read More »

Andre Onana vs Altay Bayindir : Persaingan Ketat Di Posisi Kiper Utama Manchester United

Berita Bola – Ruben Amorim menegaskan bahwa persaingan antara Andre Onana dan Altay Bayindir untuk menjadi kiper utama Manchester United sangat ketat. Bayindir tampil dalam kemenangan 2-1 United atas Rangers di Liga Europa. Ia menggantikan Onana setelah tampil buruk saat melawan Brighton pada ajang Premier League. Onana membuat kesalahan yang berkontribusi pada kekalahan 3-1 melawan Brighton di Old Trafford. Itu menjadi kekalahan keempat Man United dalam enam laga liga terakhir. Manchester United akan mengunjungi Fulham pada lanjutan Premier League 2024/25, Senin (27/1/2025) dini hari WIB. Sangat mungkin Amorim melakukan pergantian di posisi kiper. Amorim menjelaskan bahwa keputusan untuk memainkan Bayindir adalah bagian dari rotasi yang direncanakan sebelumnya, bukan hukuman atas kesalahan Onana. Ia menegaskan kedua kiper memiliki peluang yang sama untuk menjadi pilihan utama di Old Trafford. “Ini selalu pertarungan yang seimbang, tetapi rotasi ini sudah direncanakan,” ujar Amorim. “Saya memikirkan kesalahan itu dan pesan yang ingin saya sampaikan kepada para pemain dan penggemar. Rotasi ini dilakukan sesuai rencana, dan kami akan melanjutkan dengan cara yang sama.” Manajer asal Portugal itu menambahkan bahwa kedua kiper membutuhkan waktu bermain untuk membuktikan kualitas mereka. “Kami memiliki dua kiper yang sangat bagus, dan mereka membutuhkan waktu untuk bermain, ruang dalam tim. “Jadi rotasi ini sudah direncanakan, tapi kesalahan itu menjadi perhatian saya, dan pada akhirnya, kami melanjutkan dengan rencana yang sama seperti yang kami lakukan minggu lalu. “Saya melihatnya dengan cara yang sama, dan dia siap untuk membantu tim dengan cara yang tepat, dan itu adalah hal yang paling penting.”

Andre Onana vs Altay Bayindir : Persaingan Ketat Di Posisi Kiper Utama Manchester United Read More »

Gary Neville Diminta Buat Gantikan Ruben Amorim Di Manchester United

Berita Bola – Mantan pembawa acara Match of the Day BBC Des Lynam mengusulkan agar Gary Neville mempertimbangkan kembali dunia kepelatihan untuk menggantikan Ruben Amorim di Manchester United. Setelah kemenangan tipis melawan Rangers di Liga Europa, tekanan terus membayangi Amorim. Man United saat ini berada di posisi ke-13 klasemen Premier League. Setan Merah hanya menang sekali dalam enam pertandingan liga terakhir. Kemenangan itu terjadi saat melawan Southampton dengan skor 3-1. Amorim bahkan menyebut skuadnya sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah 147 tahun klub. Pernyataan itu mencerminkan kondisi tim yang sedang terpuruk. Neville merupakan mantan kapten Man United. Lynam berargumen bahwa Neville memiliki atribut ideal untuk menyelamatkan situasi di Old Trafford. “Gary Neville memiliki darah Manchester United dalam dirinya. Dia terluka oleh situasi klub saat ini,” tulis Lynam dalam kolom untuk The Telegraph. “Dia memiliki kepribadian yang kuat dan bisa menjadi sosok penting di ruang ganti. Selain itu, dia juga seorang pebisnis yang cerdas. “Permintaan saya kepadanya sudah lebih dari tiga tahun yang lalu, tetapi seiring para pria dengan alis yang berkerut menempati kursi sementara di ruang ganti United, Neville tetap menjadi kandidat terbaik di pikiran saya.” Neville sebelumnya memiliki pengalaman melatih Valencia, tetapi hanya bertahan kurang dari empat bulan setelah hasil buruk. Namun, Lynam percaya bahwa Neville bisa meninggalkan warisan yang abadi jika ia kembali ke Old Trafford dan mengembalikan kejayaan klub. “Hampir mustahil untuk menjalankan tim dan klub sekaligus, tetapi jika ada seseorang yang bisa mencobanya dengan baik, saya pikir dia memiliki keberanian dan pengetahuan untuk menghadapi tantangan itu,” tambahnya. “Saya pernah menggunakan kutipan saat mencoba mendorong Neville kembali ke dunia manajemen sepak bola. Kutipan itu berasal dari pemimpin Kuba, Fidel Castro: ‘Manusia tidak membentuk takdir, tetapi takdir menciptakan manusia untuk saatnya.’ Di luar zona nyaman Anda, di sanalah keajaiban terjadi.”

Gary Neville Diminta Buat Gantikan Ruben Amorim Di Manchester United Read More »

Perbandingan Pengaruh Cole Palmer Di Chelsea vs Mohamed Salah Di Liverpool

Berita Bola – Manajer Chelsea Enzo Maresca membandingkan pengaruh Cole Palmer terhadap tim dengan peran Mohamed Salah di Liverpool. Palmer, yang bergabung dengan Chelsea dari Manchester City pada September 2023, telah menjadi pemain paling menonjol bagi klub London Barat itu. Musim lalu, ia berhasil mencetak 22 gol di liga buat The Blues di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Pada musim ini, Palmer sudah sudah mencetak 14 gol dan enam assist di bawah asuhan Maresca. Penampilannya semakin memperlihatkan kontribusinya yang besar bagi Chelsea. Sementara itu, Salah berada di puncak daftar pencetak gol Premier League dengan 18 gol dan 13 assist. Ia membantu Liverpool, yang dilatih oleh Arne Slot, memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin dan satu pertandingan lebih sedikit. Maresca menjelaskan bahwa perbandingan ini bukan hanya berdasarkan efisiensi Palmer dalam mencetak gol, tetapi juga kemauan Palmer untuk tampil dalam situasi-situasi sulit. “Dia berkembang pesat, tidak hanya dalam hal jumlah gol dan assist,” kata Maresca. “Babak kedua melawan Wolves bagi saya adalah salah satu momen terbaik sejak saya datang ke sini. Dia menunjukkan kepribadian, dia meminta bola setiap kali tim membutuhkannya.” Maresca memberi contoh bahwa dalam situasi sulit, pemain seperti Salah di Liverpool atau Martin Odegaard di Arsenal selalu siap meminta bola. “Ketika Liverpool menghadapi kesulitan, Salah selalu meminta bola. Arsenal pun demikian, Odegaard meminta bola saat ada masalah,” tambahnya. “Kita membutuhkan pemain seperti itu yang saat tim kesulitan, berbalik ke rekan-rekannya dan berkata, ‘Berikan bola padaku, jangan khawatir, saya yang akan mengatur.’ Itulah kepribadian yang harus kita tunjukkan di momen-momen sulit.”

Perbandingan Pengaruh Cole Palmer Di Chelsea vs Mohamed Salah Di Liverpool Read More »

Pep Guardiola Bawa Tiga Pemain Baru Manchester City Buat Hadapi Chelsea

Berita Bola – Pep Guardiola mengonfirmasi bahwa tiga pemain baru yang didatangkan pada Januari ini akan langsung dimasukkan ke dalam skuad Manchester City untuk pertandingan melawan Chelsea di Premier League. Dalam waktu kurang dari seminggu, Man City berhasil mendatangkan tiga pemain baru pada bursa transfer Januari 2025. Abdukodir Khusanov dan Vitor Reis didatangkan dari Lens dan Palmeiras Terbaru, Man City berhasil mendapatkan tanda tangan Omar Marmoush. Penyerang asal Mesir itu direkrut dari Eintracht Frankfurt. Man City bertemu Chelsea dalam laga pekan 23 Premier League 2024/2025 pada Minggu (26/1/2025) dini hari WIB. Kedua tim bakal bertemu di Etihad Stadium. Guardiola mengatakan ketiga pemain tersebut akan bergabung dalam skuad untuk laga melawan Chelsea di Etihad pada hari Sabtu. Keputusan ini diambil karena Man City masih menghadapi sejumlah cedera pada pemain kunci. “Ya, mereka akan ada di skuad, kami kekurangan pemain,” kata Guardiola. “Kami tidak banyak berlatih karena kami baru saja kembali dari Paris. Mereka belum pernah berlatih bersama-sama. Omar pada hari Kamis. Yang lainnya sedikit, tetapi tidak semuanya bersama,” lanjutnya. Guardiola memberikan penilaian positif terhadap adaptasi ketiga pemain tersebut di Manchester City. “Vitor masih muda, memiliki kepribadian besar. Khusanov sudah menyesuaikan diri, dan bermain di liga Prancis dia sudah terbiasa dengan pemain-pemain cepat,” tambahnya. “Omar, sejak latihan pertama, saya rasa dia akan beradaptasi dengan cepat.” Marmoush menjadi pemain yang paling mencuri perhatian di antara tiga rekrutan baru Man City. Pemain berusia 25 tahun tersebut memulai musim dengan luar biasa di Jerman, mencetak 15 gol dalam 17 pertandingan Bundesliga. “Alasan mengapa adalah karena potensi yang dimilikinya,” beber Guardiola. “Musim lalu kami tidak banyak melakukan aktivitas di pasar transfer karena kualitas tim yang luar biasa. Kami sudah merencanakan dua atau tiga pemain lagi untuk musim panas.” “Klub melihatnya sebagai investasi untuk masa depan dalam waktu yang lama. Dia memiliki kualitas di area akhir lapangan.”

Pep Guardiola Bawa Tiga Pemain Baru Manchester City Buat Hadapi Chelsea Read More »

Penampilan Mengecewakan, Apakah Arsenal Bakal Pulangkan Raheem Sterling Ke Chelsea?

Berita Bola – Manajer Arsenal Mikel Arteta menepis kemungkinan memulangkan Raheem Sterling ke Chelsea demi bisa merekrut pemain lain dari Premier League dengan status pinjaman. Arsenal punya masalah yang cukup pelik dengan skuadnya. Mereka saat ini kekurangan opsi di lini serang setelah cedera serius yang dialami oleh Bukayo Saka dan Gabriel Jesus. Saka diharapkan bisa kembali sebelum akhir musim, tetapi Jesus dipastikan absen hingga musim berakhir usai menjalani operasi lutut. Dalam situasi ini, Arteta bergantung pada Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli untuk mengisi posisi sayap. Sterling, yang bergabung dari Chelsea sebagai pemain pinjaman, belum memberikan kontribusi maksimal buat The Gunners. Penampilannya kembali mengecewakan saat Arsenal menang 3-0 atas Dinamo Zagreb pada tengah pekan. Arsenal tidak bisa merekrut pemain pinjaman baru dari Premier League kecuali memulangkan Sterling atau Neto, kiper pinjaman dari Bournemouth. Namun, Arteta dengan tegas menyatakan bahwa opsi itu tidak dipertimbangkan. “Kami tidak memikirkan hal itu,” tegas Arteta dengan singkat ketika ditanya apakah salah satu dari pemain pinjaman Arsenal saat ini bisa diputus lebih awal. Arteta tidak memungkiri perlunya tambahan opsi serangan agar Arsenal tetap kompetitif. Namun, ia juga menegaskan, Arsenal tidak akan asal merekrut pemain. “Kami kehilangan dua penyerang yang sangat penting, jadi kami harus menambah gol dalam tim jika memungkinkan, tetapi dengan pemain yang tepat,” tegasnya. “Kami kekurangan gol, kekurangan pemain, dan kekurangan opsi. Itu jelas. “Jika kami bisa mendapatkan pemain yang tepat, itulah sebabnya kami secara aktif mencarinya. Sembarang pemain? Tidak. Kami membutuhkan seseorang yang bisa membuat kami lebih baik. Kami butuh bantuan.”

Penampilan Mengecewakan, Apakah Arsenal Bakal Pulangkan Raheem Sterling Ke Chelsea? Read More »