Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Mason Greenwood Ingin Bereuni Dengan Paul Pogba Di Marseille

Berita Bola – Mantan penyerang Manchester United (MU), Mason Greenwood, kini berkarier di Prancis bersama Olympique Marseille. Bermain di Ligue 1, Greenwood tiba-tiba mengungkapkan keinginannya untuk bisa bermain dengan mantan rekannya di Old Trafford yang berasal dari Prancis, yaitu Paul Pogba. Dalam sebuah wawancara dengan Telefoot, Mason Greenwood memuji Paul Pogba sebagai sosok profesional yang hebat dan pemain kelas dunia. “Dia adalah pemain hebat, profesional, dan telah membimbing saya. Dia pemain top. Tim mana pun di Eropa pasti ingin memilikinya. Jika dia datang ke sini, itu akan luar biasa,” ujar Greenwood. Pogba, yang pernah memenangkan Piala Dunia bersama tim nasional Prancis, saat ini tengah mempertimbangkan langkah berikutnya dalam kariernya setelah kontraknya bersama Juventus berakhir pada November lalu. Pemain berusia 31 tahun ini menarik perhatian sejumlah klub Eropa dan juga dikabarkan menerima tawaran menggiurkan dari klub-klub di Arab Saudi. Dalam pernyataannya baru-baru ini, Pogba mengisyaratkan keinginannya untuk bermain di klub yang berlaga di Liga Champions. “Ada beberapa tawaran, sebagian menarik dan sebagian tidak terlalu. Rusia dan yang lain memang ada, tetapi bukan tujuan utama. Kami ingin bergabung dengan klub terbaik, dan setelah itu, banyak hal tergantung pada faktor lain,” ungkap Pogba. Mason Greenwood bergabung dengan Marseille pada musim panas 2023 setelah dilepas Manchester United. Kepindahannya terjadi setelah klub melakukan investigasi selama enam bulan terkait perilakunya, yang sempat menjadi sorotan media. Sebelum bergabung dengan Marseille, Greenwood sempat menjalani masa peminjaman di klub Spanyol, Getafe, selama musim 2023-24. Performa impresifnya di Marseille musim ini terlihat dari torehan 13 gol dalam 20 penampilan. Dalam wawancaranya, Greenwood juga mengungkapkan komitmennya untuk terus berkembang bersama Marseille. “Tinggal di sini selama bertahun-tahun? Tentu saja. Itu adalah sesuatu yang ingin saya lakukan. Saya ingin memenangkan trofi di sini dan bermain di Liga Champions. Itu ambisi besar saya,” ujarnya. Jika Pogba memutuskan untuk bergabung dengan Marseille, hal ini tentu akan menjadi tambahan kekuatan besar bagi klub Prancis tersebut. Dengan pengalaman dan kualitasnya sebagai gelandang papan atas, Pogba berpotensi membawa Marseille bersaing di level tertinggi, terutama di kompetisi seperti Liga Champions. Namun, keputusan akhir mengenai masa depan Pogba masih belum jelas. Ia terus mempertimbangkan opsi-opsi terbaik, baik di Eropa maupun di luar Eropa, termasuk kemungkinan pindah ke Arab Saudi yang menawarkan kontrak bernilai besar. Bagi Marseille, kedatangan Pogba tidak hanya akan meningkatkan kualitas skuad mereka, tetapi memberikan dorongan moral bagi pemain seperti Greenwood yang ingin membangun masa depan cerah bersama klub Prancis tersebut.

Mason Greenwood Ingin Bereuni Dengan Paul Pogba Di Marseille Read More »

Inaki Pena Frustrasi Setelah Tiba-Tiba Dicadangkan Di Barcelona Tanpa Alasan Jelas

Berita Bola – Setelah cedera panjang yang dialami Marc-Andre ter Stegen, Inaki Pena menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang Barcelona musim ini. Kiper lulusan La Masia itu tampil cukup solid sepanjang tugasnya sebagai pengganti. Kendati Wojciech Szczesny didatangkan sebagai rekrutan darurat, pelatih Barcelona, Hansi Flick, tetap memercayakan posisi kiper utama tim kepada Pena selama paruh pertama musim ini. Akan tetapi, situasi berubah di tahun 2025. Kiper veteran asal Polandia berusia 34 tahun itu kini mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar. Dalam pertandingan La Liga melawan Valencia kemarin, Szczesny untuk pertama kalinya menjadi starter menggantikan Pena musim ini, menandakan bahwa Flick kini melihatnya sebagai pilihan utama. Menurut Sport, Inaki Pena mulai kesulitan sejak Hansi Flick memutuskan untuk memindahkannya ke bangku cadangan. Keputusan tersebut dikabarkan memengaruhi kondisi mental Pena. Pertandingan melawan Valencia seharusnya menjadi momen penentu apakah Flick benar-benar menjadikan keputusan mencadangkan Pena sebagai langkah jangka panjang atau tidak. Sebelum ini, keputusan untuk mencadangkan Pena dianggap sebagai bagian dari rotasi skuad, di mana Pena dipercaya untuk tampil di liga, sementara Szczesny bermain di kompetisi lainnya. Namun, keputusan kemarin tampaknya menjadi sinyal yang jelas bahwa Szczesny, kini menjadi pilihan utama. Kendati Flick mengklaim bahwa keputusan ini dibuat berdasarkan masukan dari tim kepelatihannya, keputusan akhir tetap berada di tangannya. Hingga saat ini, pelatih asal Jerman tersebut belum memberikan penjelasan langsung kepada Pena terkait perubahan mendadak ini. Wajar kiper berusia 25 tahun itu merasa frustrasi. Pena meyakini tidak ada alasan olahraga yang jelas di balik keputusan ini. Sebelumnya, Flick memberitahunya bahwa ia akan menjadi kiper utama selama tidak melakukan kesalahan. Sebagai pemain akademi Barcelona, Pena telah menunggu lama untuk mendapatkan kesempatan ini. Ketika akhirnya kesempatan itu datang akibat cedera Ter Stegen, ia memanfaatkannya sebaik mungkin dengan tekad besar untuk sukses di klub masa kecilnya. Namun, keputusan Flick untuk menyingkirkannya tanpa alasan yang jelas membuat mentalnya terguncang. Meski begitu, Pena tetap bertekad bangkit dan bekerja lebih keras untuk merebut kembali tempatnya sebagai penjaga gawang utama Barcelona.

Inaki Pena Frustrasi Setelah Tiba-Tiba Dicadangkan Di Barcelona Tanpa Alasan Jelas Read More »

Lewati Rekor Massimiliano Allegri, Simone Inzaghi Raih Kemenangan Ke-200 Di Serie A

Berita Bola – Simone Inzaghi mencatat sejarah baru setelah membawa Inter Milan menang atas Lecce. Ia menjadi pelatih tercepat yang mencapai 200 kemenangan di Serie A, melewati rekor Massimiliano Allegri. Inter meraih kemenangan telak 4-0 atas Lecce dalam laga giornata 22 Serie A 2024/2025. Pertandingan ini berlangsung di Via del Mare, Senin (27/1/2025) dini hari WIB. Empat gol kemenangan Inter dicetak oleh Davide Frattesi dan Lautaro Martinez di babak pertama, serta Denzel Dumfries dan Mehdi Taremi di babak kedua. Lecce tidak mampu membalas satu pun gol dalam pertandingan ini. Dengan hasil ini, Inter tetap berada di peringkat dua klasemen Serie A dengan 50 poin, selisih tiga poin dari Napoli yang memimpin. Lecce terpuruk di peringkat 17 dengan 20 poin. Dengan kemenangan tersebut, Inzaghi mencatatkan kemenangan ke-200 dalam kariernya di Serie A dari total 332 pertandingan. Ia memecahkan rekor Allegri, yang membutuhkan 338 laga untuk mencapai jumlah yang sama. Di usia 48 tahun, catatan Inzaghi mencakup 200 kemenangan, 59 hasil imbang, dan 73 kekalahan. Statistik ini menunjukkan konsistensi dan kemampuan luar biasa dalam memimpin tim di kompetisi kasta tertinggi Italia. Inzaghi memulai debutnya sebagai pelatih sementara Lazio pada 10 April 2016, dengan kemenangan 3-0 atas Palermo. Performa apik membuatnya dipercaya sebagai pelatih tetap pada musim berikutnya. Setelah lima tahun sukses bersama Lazio, termasuk memenangkan beberapa trofi domestik, Inzaghi memutuskan untuk mengambil tantangan baru di Inter pada 2021. Inzaghi memberikan pujian kepada timnya setelah kemenangan melawan Lecce. Ia menyadari bahwa pertandingan tersebut tidak mudah. “Kami memiliki pendekatan yang sangat baik terhadap pertandingan dan saya mengucapkan selamat kepada tim karena itu, tetapi itu tidak mudah, karena kami pulang pada Rabu dini hari. Kami mengatur pertandingan yang fokus, penuh tekad, dan agresif, kami tahu Lecce akan berani menyerang kami,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia. “Selain itu, ada dua gol lainnya yang dianulir karena offside beberapa sentimeter, seperti yang juga terjadi kepada kami di Praha. Para pemain ini telah bermain setiap tiga hari selama berbulan-bulan, dan itu akan terus berlanjut, jadi kami harus tetap melanjutkan ini.”

Lewati Rekor Massimiliano Allegri, Simone Inzaghi Raih Kemenangan Ke-200 Di Serie A Read More »

Enzo Maresca Kritik Performa Robert Sanchez Usai Chelsea Dikalahkan Manchester City

Berita Bola – Manajer Chelsea, Enzo Maresca, mengkritik penampilan Robert Sanchez saat timnya keok dari Manchester City pada laga pekan ke-23 Premier League. Maresca pun meminta Sanchez untuk tampil jauh lebih baik lagi. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Etihad, Minggu (26/01/2025) dini hari WIB, Chelsea berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Noni Madueke pada menit ke-3. Namun, Man City berhasil menyamakan skor pada menit ke-42 yang dicetak Josko Gvardiol. Ketika skor sama kuat 1-1, momen epik terjadi. Kiper Manchester City, Ederson, mengirimkan bola jauh ke arah Erling Haaland, yang kemudian menggiring bola ke kotak penalti. Sambil menahan tekanan dari Trevoh Chalobah. Haaland mendapat peluang emas setelah meliaht Sanchez keluar dari gawangnya secara ceroboh. Kesalahan ini membuat Erling Haaland dengan mudah mengarahkan bola ke gawang yang kosong pada menit ke-68. Manchester City pun akhirnya menyudahi pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Chelsea. Gol terakhir The Citizens disarangkan Phil Foden pada menit ke-87. Dalam lima penampilan terakhir di Premier League, Robert Sanchez belum sekali pun mencatatkan clean sheet dan sudah kebobolan sembilan gol. Fans The Blues juga mulai mengkritik penampilannya yang terus menurun. “Kami mencetak gol lebih dulu dan memiliki dua hingga tiga peluang untuk mencetak gol kedua, yang bisa saja mengubah jalannya pertandingan. Namun, kami gagal memanfaatkan peluang itu,” kata Enzo Maresca kepada Sky Sports. “Pada menit-menit akhir, kami kebobolan dan skor menjadi 1-1. Gol kedua benar-benar mengubah pertandingan. Robert adalah orang pertama yang menyadari bahwa dia harus tampil lebih baik. Solusinya adalah bekerja keras setiap hari.” Maresca juga mengungkapkan tim pelatih Chelsea terus berdiskusi dengan para pemain, termasuk Sanchez untuk meningkatkan performa mereka. Meski mendapat sorotan tajam, Maresca percaya Chelsea menunjukkan perkembangan yang positif dibandingkan satu atau dua bulan lalu. “Kami sedang membuat kemajuan. Kami lebih baik dibandingkan beberapa waktu yang lalu. Momen-momen seperti ini akan membuat kami lebih kuat,” tambah Maresca. “Robert tahu dia harus lebih baik. Hal baiknya adalah dia sangat sadar akan hal itu. Kami memercayainya. Kami memiliki waktu seminggu penuh untuk melihat bagaimana reaksinya di pertandingan berikutnya.” Chelsea kini berada di posisi keenam klasemen sementara Premier League, terpaut satu poin dari Manchester City yang duduk di peringkat keempat. Kekalahan dari City tentu menjadi pukulan berat, tetapi Maresca yakin timnya mampu bangkit.

Enzo Maresca Kritik Performa Robert Sanchez Usai Chelsea Dikalahkan Manchester City Read More »

Sergio Conceicao Terlibat Keributan Dengan Davide Calabria Usai Laga AC Milan vs Parma

Berita Bola – Sergio Conceicao terlibat keributan dengan Davide Calabria usai laga AC Milan vs Parma. Namun, permasalahan tersebut kini telah selesai. Milan menerima kunjungan Parma di San Siro dalam lanjutan Serie A pada Minggu (26/1/2025) malam WIB. Mereka harus berjuang keras untuk meraih kemenangan tipis 3-2. Milan sempat tertinggal dua kali dalam pertandingan ini, namun akhirnya berhasil membalikkan keadaan. Gol-gol Tijjani Reijnders dan Samuel Chukwueze di masa injury time memastikan kemenangan dramatis bagi Milan. Setelah peluit panjang, Conceicao terlibat pertikaian dengan Calabria. Insiden tersebut membuat keduanya harus dipisahkan oleh rekan-rekannya. Sky Sport Italia melaporkan bahwa penasihat khusus Ibrahimovic memainkan peran penting dalam mengatasi masalah yang muncul setelah pertandingan. Dia langsung menuju ruang ganti untuk menangani situasi tersebut. Ibrahimovic kemudian mengajak kedua pemain yang terlibat dalam masalah itu untuk berdiskusi. Setelah itu, dia memerintahkan Calabria untuk berbicara lebih dulu kepada media agar spekulasi mengenai perselisihan yang terjadi tidak berkembang lebih jauh. Selain itu, Ibrahimovic menghabiskan waktu sekitar 30 menit berbicara secara pribadi dengan Conceicao di ruang ganti. Percakapan tersebut bertujuan untuk menjelaskan alasan keterlambatan Conceicao dalam menghadiri konferensi pers pasca-pertandingan. Meskipun terjadi keributan, Conceicao menegaskan bahwa keduanya telah menyelesaikan perbedaan mereka dan menekankan bahwa semangat seperti itu adalah bagian dari permainan. “Terkadang dengan adrenalin yang muncul selama pertandingan, Anda harus hidup dengan hasrat dalam olahraga ini, saya pikir itu hal yang baik,” kata Conceicao kepada DAZN. “Tidak ada masalah bagi saya karena itu adalah situasi dalam pertandingan. Seperti halnya dengan anak-anak Anda: Jika mereka berperilaku buruk, Anda harus bertindak. Saya langsung, mereka tahu bahwa kita sedang membangun ikatan dan semangat yang ditunjukkan di akhir.” Calabria akhirnya meminta maaf. Ia menjelaskan bahwa keributan itu terjadi akibat adrenalin tinggi di akhir pertandingan dan adanya kesalahpahaman antara dirinya dan sang pelatih.

Sergio Conceicao Terlibat Keributan Dengan Davide Calabria Usai Laga AC Milan vs Parma Read More »

Cole Palmer Dapat Kecaman Usai Asyik Ngobrol Dengan Pep Guardiola

Berita Bola – Cole Palmer terlihat asyik mengobrol bareng Pep Guardiola, usai Chelsea dikalahkan oleh Manchester City. Gelandang serang The Blues itu pun langsung mendapatkan kecaman. Chelsea pulang dari Etihad dengan kekalahan 1-3 atas City di Liga Inggris, Minggu (26/1/2025) dini hari WIB. Sempat unggul lewat Madueke, The Citizens comeback berkat gol Josko Gvardiol, Erling Haaland, dan Phil Foden. Usai laga, Palmer terlihat asyik bicara dengan Guardiola, eks manajernya di City. Keduanya berdiskusi sambil tertawa-tawa. Momen itu membuat Palmer dikecam. Pundit Sky Sports, Gary Neville, menilai seharusnya Palmer tak melakukannya. “Saya ingin mengatakan sesuatu soal Cole Palmer. Dia bicara dengan Pep Guardiola di lapangan tepat setelah pertandingan,” kata Neville dalam podcast The Gary Neville Podcast, yang dilansir Daily Mail. “Dan dia tersenyum padanya dan dia (Pep Guardiola) melakukannya jgua. Tapi Cole, anda sedang bermain. Kami sedang bermain di sini (Chelsea).” “Anda tidak berbuat cukup banyak di lapangan pada babak kedua. Dia pemain yang luar biasa, benar-benar brilian, tapi tahukah Anda sesuatu… para penggemar Chelsea yang datang hari ini, 3.000 hingga 4.000 orang di sudut lapangan, mereka menginginkan yang lebih baik dari itu.” “Mereka tidak benar-benar ingin melihat Anda berbicara dengan manajer lawan dan tersenyum di akhir pertandingan,” kecam Neville. Di laga itu, Palmer gagal membuat gol atau assist. Sofascore mencatat, pemain 23 tahun itu hanya membuat satu shots yang on target sepanjang laga. Kekalahan membuat Chelsea terlempar dari empat besar. Cole Palmer dkk tertahan di peringkat 6 klasemen Liga Inggris dengan 40 poin, disalip Manchester City dan Newcatle United United dengan 41 poin.

Cole Palmer Dapat Kecaman Usai Asyik Ngobrol Dengan Pep Guardiola Read More »