Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

AC Milan Boleh Terpuruk Musim Ini, Tapi San Siro Tetap Penuh Suporter

Berita Bola – AC Milan boleh terpuruk di ajang Serie A serta Liga Champions musim ini. Namun, dukungan suporter mereka yang datang langsung ke San Siro masih tanpa dua. AC Milan saat ini tertinggal 11 poin dari empat besar Serie A dan kemungkinan besar akan kehilangan kesempatan buat bermain di Liga Champions untuk musim kompetisi 2025-26. Sebelumnya, tim berjuluk Rossoneri tersebut juga gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah menelan kekalahan dari Feyenoord. Akan tetapi, data dari situs Calcio e Finanza menyebut bahwa para suporter tetap memberikan dukungan tanpa henti bagi Rossoneri. Laga-laga kandang AC Milan dihadiri total 999.064 penonton dari 14 pertandingan terakhir meskipun ada protes yang terjadi di pertandingan terakhir saat menghadapi Lazio. Laga Milan vs Lazio sempat diwarnai protes keras dari para suporter tuan rumah. Para Ultras Milan di Curva Sud masuk ke stadion 15 menit setelah laga berjalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa dan arah klub. Ketika mereka akhirnya memasuki stadion, satu-satunya nyanyian yang diulang terus-menerus dengan suara keras ditujukan kepada RedBird dan pemiliknya, Gerry Cardinale, yang diikuti oleh seluruh penonton di stadion. “‘Cardinale, kamu harus jual (klub), Cardinale, kamu harus pergi.” Secara rata-rata, San Siro mencatatkan angka 71.362 penonton per pertandingan, lebih tinggi dari Inter yang hanya 70.059. Tim dengan kehadiran tertinggi ketiga adalah AS Roma yang meiliki rerata hampir 62 ribu penonton per laga. Secara kehadiran dibanding kapasitas stadion, tim milik orang Indonesia, Como 1907, berdiri di peringkat kedua. Como mencatatkan 97,33 persen angka kepenuhan stadion di laga-laga mereka, di atas Juventus (97 persen) dan Milan (94 persen).

AC Milan Boleh Terpuruk Musim Ini, Tapi San Siro Tetap Penuh Suporter Read More »

4 Klub EPL Gigit Jari, Kimmich Siap Teken Kontrak Baru Di Bayern Munchen

Berita Bola – Empat klub Premier League, termasuk Liverpool, harus gigit jari lantaran pemain incaran mereka yakni Joshua Kimmich dilaporkan bakal segera teken kontrak baru di Bayern Munchen. Dalam beberapa bulan belakangan ini, masa depan Kimmich jadi tanda tanya besar. Kontraknya di Bayern kian menipis dan akan berakhir pada musim panas 2025 nanti. Namun ia tak kunjung teken kontrak baru. Spekulasi pun mulai bermunculan terkait masa depan pemain asal Jerman tersebut. Sejumlah media menyebut ia diincar oleh banyak klub top Eropa. Pasalnya Kimmich pemain berkualitas dan bisa diangkut secara gratis. Joshua Kimmich pun dikabarkan tak membuka pintu untuk pindah ke klub lain. Ia kemudian dilaporkan diincar oleh empat klub Premier League sekaligus. Ada nama Liverpool, Manchester United, Manchester City, dan Arsenal. The Reds butuh bek kanan baru karena masa depan Trent Alexander-Arnold tidak menentu. Kontraknya juga berakhir pada musim panas 2025 nanti. Sekarang ia sedang diincar oleh Real Madrid. Man City juga butuh bek kanan baru. Sebab mereka baru saja melepas Kyle Walker. Man United juga kekurangan stok bek kanan maupun pemain di lini tengahnya. Sementara Arsenal bisa menggunakan jasa Kimmich untukk memperkuat lini tengah mereka. Akan tetapi kini keempat klub itu hampir pasti akan gigit jari. Pasalnya Joshua Kimmich akan segera teken kontrak baru di Bayern Munchen. Kabar ini dilansir oleh BILD, via Fabrizio Romano. Ia menyebut bahwa Kimmich dan Bayern sudah bertukar semua dokumen yang diperlukan untuk menuntaskan perpanjangan kontrak baru tersebut. Keduanya juga sudah mencapai kata sepakat. Kini Kimmich tinggal membbubuhkan tanda tangannya saja. “Joshua Kimmich dan Bayern telah menukar semua dokumen untuk kesepakatan baru yang berlaku hingga Juni 2029.” “Kesepakatan sudah ada dan kesepakatan akan segera ditandatangani, seperti yang dilaporkan BILD.” “Kimmich tidak pernah maju dalam pembicaraan dengan klub lain, hanya pendekatan — prioritas untuk FC Bayern.”

4 Klub EPL Gigit Jari, Kimmich Siap Teken Kontrak Baru Di Bayern Munchen Read More »

Performanya Ciamik, Raphinha Dianggap Kandidat Peraih Ballon d’Or

Berita Bola – Winger Barcelona, Raphinha kini dianggap sebagai pemain Brasil terbaik saat ini berkat performa impresifnya bersama klub dan tim nasional. Pemain berusia 28 tahun itu menjadi salah satu pilar utama di bawah asuhan Hansi Flick dan terus menunjukkan konsistensi di lapangan. Pada laga Liga Champions melawan Benfica, Raphinha menjadi pahlawan kemenangan Barcelona dengan mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Kontribusinya semakin memperkuat peran vitalnya dalam skuat Blaugrana musim ini. Kabar baik bagi Raphinha tidak hanya datang dari Barcelona. Winger lincah ini kembali dipanggil ke Timnas Brasil untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Kolombia dan Argentina. Pelatih Brasil, Dorival Junior, secara terbuka memuji performa Raphinha dalam konferensi persnya di Rio de Janeiro. Bahkan, ia menyebut pemain Barcelona tersebut sebagai kandidat peraih Ballon d’Or tahun ini. “Raphinha adalah kandidat Ballon d’Or,” ujar Dorival, seperti dikutip oleh SPORT. “Dia menghadapi banyak kritik selama Copa America, tetapi kini dia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik.” Dorival Junior juga menyoroti kemampuan Raphinha yang dapat beradaptasi di berbagai posisi. Menurutnya, fleksibilitas yang dimiliki pemain ini menjadi faktor utama dalam kesuksesannya. “Raphinha adalah pemain yang sangat serbaguna. Dia bisa bermain di kedua sisi sayap, sebagai striker kedua bersama No. 9 kami, Igor Jesus, bahkan pernah dimainkan sebagai bek sayap saat dibutuhkan. Dia sangat dinamis,” tambah Dorival. Dengan torehan 25 gol dan 18 assist dalam 40 pertandingan bersama Barcelona musim ini, Raphinha tengah menikmati musim terbaiknya dalam kariernya. Jika performanya terus konsisten, bukan tidak mungkin ia akan masuk dalam persaingan Ballon d’Or tahun ini.

Performanya Ciamik, Raphinha Dianggap Kandidat Peraih Ballon d’Or Read More »

Kenapa Lionel Messi Kembali Absen Bela Inter Miami?

Berita Bola – Lionel Messi kembali menjadi sorotan, bukan karena aksi gemilangnya di lapangan, melainkan karena absennya dalam laga Inter Miami vs Cavalier di leg pertama babak 16 besar Concacaf Champions Cup. Pertandingan yang digelar di Stadion Chase, Florida, Jumat (7/3/2025) pagi WIB ini berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Inter Miami, namun ketiadaan La Pulga tetap menjadi perbincangan hangat. Kemenangan ini diraih berkat gol-gol dari Tadeo Allende dan Luis Suarez, tanpa sentuhan magis Messi yang biasanya menjadi penentu kemenangan. Ini merupakan kali kedua secara beruntun Messi absen membela Inter Miami. Sebelumnya, ia juga absen saat melawan Houston Dynamo. Sebelumnya, pelatih Javier Mascherano menegaskan bahwa Messi tidak cedera. “Messi latihan. Dia latihan kemarin, dan latihan hari ini. Kita akan lihat nanti, apa yang terbaik untuk kami,” ujar Mascherano dikutip dari ESPN. “Messi tidak mengalami cedera apa pun, tetapi seiring berjalannya pertandingan, dia merasa lelah dan kewalahan. Itulah sebabnya kami memutuskan dia tidak pergi ke Houston. kami tidak ingin mengambil risiko dia absen selama sebulan dengan tidak memberinya istirahat,” jelas Mascherano setelah laga melawan Houston Dynamo. Meskipun absen, Messi tetap hadir di Stadion Chase untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan setimnya. Inter Miami memang tengah menghadapi jadwal yang padat musim ini. Kompetisi MLS, ditambah dengan turnamen Concacaf Champions Cup, membuat para pemain harus bekerja keras dan menjaga kondisi fisik mereka. Dengan banyaknya pertandingan yang dihadapi, absennya Messi di beberapa pertandingan merupakan langkah antisipatif untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Absennya Messi juga bisa dimaklumi mengingat usianya. Pada usia 37 tahun, Messi tetap menunjukkan performa yang luar biasa, namun tetap rentan terhadap kelelahan. Mascherano, sebagai pelatih, tentu tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan Messi bermain dalam kondisi tidak fit. Kemungkinan besar, Messi juga akan absen pada leg kedua melawan Cavalier di Kingston, Jamaika, pada 13 Maret mendatang.

Kenapa Lionel Messi Kembali Absen Bela Inter Miami? Read More »

Ungguli Real Madrid, Chelsea Cetak Rekor Skuad Termahal Dalam Sejarah

Berita Bola – Menurut laporan terbaru UEFA, skuad Chelsea pada akhir tahun keuangan 2024 menjadi yang termahal sepanjang sejarah. Nilai skuad The Blues mencapai 1,39 miliar pounds, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Real Madrid pada 2020 1,12 miliar pounds. Laporan UEFA tersebut juga mengungkapkan bahwa empat klub memiliki skuad senilai lebih dari satu miliar euro pada 2024. Selain Chelsea, ketiga klub lainnya adalah Manchester City, Manchester United, dan Arsenal. Sembilan dari 20 skuad termahal di dunia pada 2024 berasal dari Liga Premier Inggris. Bahkan, nilai skuad West Ham lebih tinggi daripada Barcelona atau AC Milan. Selain itu, sembilan klub Inggris juga masuk dalam 20 besar klub dengan tagihan gaji tertinggi di Eropa. Manchester City menempati posisi kedua dengan total gaji 464,5 juta pounds, di bawah Paris Saint-Germain yang mencapai 551,7 juta pounds. Laporan tersebut menemukan bahwa kenaikan gaji pemain pada 2024 hanya sebesar 4,5% dibandingkan 2023, jauh di bawah pertumbuhan pendapatan klub. Hal ini dilakukan untuk mematuhi aturan biaya skuad UEFA, yang akan membatasi pengeluaran untuk gaji, transfer, dan biaya agen hingga 70% dari pendapatan mulai musim depan. Di sisi lain, kenaikan gaji staf teknis dan administratif mencapai 19% pada 2023. Lonjakan ini memberikan tekanan besar pada margin operasional klub, terutama di 16 dari 20 liga yang diteliti. Investasi klub-klub Eropa dalam pembangunan stadion mencapai rekor tertinggi pada 2023, yaitu 2,1 miliar euro. Angka ini melebihi rekor sebelumnya sebesar 1,5 miliar euro yang dicatat pada 2019, sebelum pandemi. Empat klub melakukan investasi lebih dari €100 juta pada 2023, yaitu Real Madrid, Barcelona, Everton, dan Paris Saint-Germain. Selain itu, 36 klub menginvestasikan setidaknya 10 juta euro, meningkat dari 18 klub pada tahun sebelumnya. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, memperingatkan klub-klub untuk tetap waspada. “Meski kenaikan gaji pemain terkelola dengan baik, biaya operasional lainnya terus meningkat dan menekan margin keuangan.” Ceferin menekankan bahwa klub-klub perlu bekerja keras untuk mengembalikan profitabilitas seperti sebelum pandemi. Investasi jangka panjang, termasuk pembangunan stadion, diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan matchday dan stabilitas keuangan klub.

Ungguli Real Madrid, Chelsea Cetak Rekor Skuad Termahal Dalam Sejarah Read More »

Respons Virgil van Dijk Soal Protes Luis Campos Terkait VAR Di Laga PSG vs Liverpool

Berita Bola – Kapten Liverpool, Virgil van Dijk memberikan balasan menohok terhadap protes yang dilakukan petinggi PSG, Luis Campos soal VAR. PSG menjamu Liverpool di Parc des Princes dalam laga leg pertama 16 besar Liga Champions 2024/2025, Kamis (6/3/2025) dini hari WIB. PSG tampil dominan sepanjang laga, tetapi justru Liverpool yang sukses meraih kemenangan berkat gol Harvey Elliott di akhir babak kedua. Duel ini diwarnai sejumlah kontroversi, mulai dari gol Khvicha Kvaratskhelia yang dibatalkan VAR, serta VAR yang tak memberi kartu merah kepada Ibrahima Konate usai menjatuhkan Bradley Barcola sebagai pemain terakhir. Insiden terjadi lorong menuju ruang ganti saat turun minum. Ketegangan ini berawal dari protes Campos yang menganggap wasit gagal memberikan hukuman yang tepat terhadap insiden Konate dan Barcola. Protes Campos sangat beralasan, mengingat situasi di lapangan saat itu. Konate tampak mendorong Barcola saat winger PSG tersebut mencoba mengontrol bola. Barcola pun terjatuh dan mengklaim bahwa ia didorong dari belakang oleh rekan senegaranya. Namun, wasit Davide Massa yang memimpin laga tersebut memilih untuk mengabaikan insiden tersebut, meskipun VAR juga telah melakukan tinjauan. Keputusan ini sontak membuat Campos marah dan meluapkan emosinya di ruang ganti. Dalam rekaman yang dirilis oleh Canal Plus, Campos terlihat sangat emosional dan bersikeras bahwa keputusan wasit tidak mencerminkan keadilan. Ia berargumen, “Ini kartu merah atau penalti, di setiap bagian dunia!” Van Dijk, yang berada di dekat Campos saat itu, tidak tinggal diam. Dengan nada sindiran, ia membalas protes Campos dengan pernyataan tajam, “Ini bukan Ligue 1 lagi, bro!” Pernyataan ini menjadi sorotan, karena Van Dijk seolah menyiratkan bahwa standar kepemimpinan wasit di Liga Champions lebih tinggi dibandingkan dengan Liga Prancis. Insiden ini semakin memanas saat Campos terus menerus mengungkapkan ketidakpuasannya. Ia berteriak bahwa pelanggaran tersebut seharusnya berujung pada kartu merah atau penalti.

Respons Virgil van Dijk Soal Protes Luis Campos Terkait VAR Di Laga PSG vs Liverpool Read More »