Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Rencana Berubah, Inilah Striker Buruan Nomor 1 MU Di Musim Panas 2025

Berita Bola – Klub Premier League, Manchester United mengubah rencana transfer mereka di musim panas nanti. Setan Merah dikabarkan mengalihkan fokus mereka untuk merekrut Liam Delap dari Ipswich Town. Belanja striker adalah agenda utama Manchester United di musim panas nanti. Ruben Amorim sangat membutuhkan tambahan tenaga di lini serangnya setelah lini serangnya sangat tumpul di musim ini. MU sudah dikaitkan dengan beberapa striker top Eropa. Nama Victor Osimhen dan Viktor Gyokeres dilaporkan jadi incaran utama Setan Merah di musim panas nanti. The Daily Mail melaporkan bahwa fokus MU saat ini sudah berubah dalam perburuan striker mereka. Setan Merah kini memutuskan untuk fokus merekrut Liam Delap dari Ipswich Town. Menurut laporan tersebut, ada dua faktor yang menyebabkan Delap kini jadi striker incaran utama MU. Yang pertama adalah faktor harga. Sang striker diketahui memiliki banderol sekitar 40 juta pounds. Angka ini hanya separuh dari harga yang dimiliki Osimhen dan Gyokeres. MU dengan keuangan mereka yang terbatas menilai Gyokeres adalah opsi yang lebih masuk akal bagi mereka. Menurut laporan yang sama, alasan kedua mengapa MU untuk merekrut Delap karena sang striker lebih mudah untuk direkrut. Ini disebabkan Ipswich Town saat ini berada di ambang degradasi. Jika The Tractor Boys jatuh ke Championship, ada klausul yang memperbolehkan sang striker cabut. Delap juga dilaporkan akan meninggalkan Ipswich jika timnya terdegradasi, dan MU akan lebih mudah meyakinkannya pindah ketimbang Gyokeres atau Osimhen. Namun laporan yang sama menyebutkan bahwa MU punya setidaknya dua pesaing untuk tanda tangan Delap. Sang striker kini menjadi target transfer Chelsea dan Tottenham pada musim panas nanti, jadi MU harus gercep untuk mengamankan jasanya.

Rencana Berubah, Inilah Striker Buruan Nomor 1 MU Di Musim Panas 2025 Read More »

Barcelona Diimbang Real Betis, Raphinha Cekcok Dengan Hansi Flick Dan Ter Stegen

Berita Bola – Barcelona gagal meraih kemenangan saat menjamu Real Betis pada lanjutan La Liga 2024/2025. Laga tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1 di Estadi Olimpic Lluis Companys, pada Minggu (6/4/2025) dini hari WIB. Gol cepat Gavi di menit ketujuh sempat memberi harapan untuk Barcelona buat mengamankan 3 poin di laga ini. Namun Real Betis berhasil menyamakan skor lewat sundulan Natan sepuluh menit kemudian. Hasil imbang ini membuat Barcelona gagal memaksimalkan kekalahan Real Madrid dari Valencia. Meskipun begitu, mereka masih unggul empat poin di puncak klasemen La Liga. Namun sorotan utama terjadi usai laga, bukan di dalamnya. Raphinha terlibat insiden panas dengan Hansi Flick dan Marc-Andre ter Stegen. Raphinha terlihat sangat frustrasi setelah pertandingan berakhir. Ia langsung berjalan ke arah wasit, tampak ingin menyampaikan keluhan. Tak lama, ia terlibat adu argumen singkat dengan pelatih Hansi Flick. Flick kemudian menjelaskan bahwa Raphinha marah kepadanya, bukan kepada wasit. Saat berjalan ke arah ruang ganti, Raphinha juga terlibat cekcok dengan Ter Stegen. Kiper asal Jerman itu mencoba menenangkan, tetapi ditolak mentah-mentah. Saat ditanya soal insiden dengan Raphinha setelah pertandingan, Flick berkata: “Dia marah kepada saya, bukan kepada wasit, dia berteriak ke arah saya.” Meski emosinya memuncak, Raphinha sejatinya tampil impresif musim ini. Ia sudah mencetak 24 gol dan menyumbang 13 assist di semua kompetisi. Barcelona masih memimpin klasemen La Liga dengan empat poin atas Real Madrid. Namun, Atletico Madrid berpotensi mendekat jika menang atas Sevilla. Fokus kini beralih ke Liga Champions tengah pekan ini. Barcelona akan menjamu Borussia Dortmund dalam leg pertama perempat final.

Barcelona Diimbang Real Betis, Raphinha Cekcok Dengan Hansi Flick Dan Ter Stegen Read More »

Igor Tudor Sebut Pertandingan Roma vs Juventus Itu Adalah Laga Penting, Tapi Bukan Penentu

Berita Bola – Igor Tudor mengakui laga kontra Roma akan menjadi ujian berat bagi Juventus di Serie A. Namun pada kesempatan yang sama, pelatih baru Juventus tersebut menolak anggapan laga Roma vs Juventus ini sebagai penentu kedua tim. AS Roma vs Juventus yang bakal digelar di Stadio Olimpico, Senin (7/4/2025) ini disebut memiliki pengaruh besar dalam perebutan posisi Eropa. Juventus yang berada di posisi lima klasemen sementara Liga Italia hanya unggul tiga poin dari Roma yang sedang dalam tren positif. Tudor menegaskan timnya akan fokus menerapkan apa yang telah dilatih selama seminggu terakhir. Ia juga memberikan kabar terbaru kondisi beberapa pemain kunci. Tudor menyebut pertandingan melawan Roma bukanlah laga penentu meski sangat penting. Ia mengakui tim asuhan Ranieri sedang dalam performa terbaik dengan serangkaian hasil positif. Pelatih asal Kroasia itu memuji kemampuan Ranieri mengorganisir timnya. Ia menegaskan Juventus harus waspada terhadap kekompakan Roma, bukan hanya mengawasi pemain-pemain individunya. “Ini pertandingan penting tapi bukan penentu,” kata Tudor dalam konferensi pers. “Kami akan menghadapi tim dengan serangkaian hasil bagus. Kami ingin fokus pada diri sendiri dan menerapkan apa yang sudah kami latih.” “Ranieri membuat perbedaan, itu jelas terlihat. Mereka tim yang terorganisir baik, kami tak bisa fokus pada individu,” tambahnya. Tudor memberikan kabar terbaru tentang kondisi Andrea Cambiaso dan Douglas Luiz. Kedua pemain tersebut baru kembali berlatih bersama tim namun belum siap menjadi starter. Pelatih itu juga membahas performa Teun Koopmeiners yang dikatakannya sudah menunjukkan kemajuan. Ia yakin gelandang Belanda itu akan memberikan kontribusi besar untuk tim. “Mereka kembali kemarin, pasti tidak akan bermain dari awal, tapi kita lihat nanti,” ujar Tudor tentang Cambiaso dan Luiz. “Koopmeiners latihan normal seperti yang lain, minggu ini bagus. Dia lapar dan tersedia. Pemain kuat selalu bangkit, dan saya yakin dia salah satunya,” tegasnya. Tudor mengungkap pentingnya makan malam bersama yang dilakukan seluruh skuad dan staf Juventus. Acara di restoran milik Leonardo Bonucci itu dinilainya sebagai bagian dari pembangunan kekompakan tim. Pelatih itu menekankan bahwa hal-hal kecil seperti makan malam bersama punya pengaruh besar. Momen kebersamaan itu diisi dengan obrolan santai dan suasana yang menyenangkan. “Saya ingin mengajak semua orang makan malam yang menyenangkan. Bukan hanya pemain, tapi semua staf,” jelas Tudor. “Kami makan enak dan banyak bicara. Pulang lebih awal, menghabiskan waktu yang indah. Semua penting dalam tim, bahkan hal-hal kecil seperti ini,” tutupnya.

Igor Tudor Sebut Pertandingan Roma vs Juventus Itu Adalah Laga Penting, Tapi Bukan Penentu Read More »

Bukan Moise Kean, Inilah Pemain Yang Seharusnya Tak Dilepas Juventus Menurut Thiago Motta

Berita Bola – Thiago Motta mengungkapkan penyesalannya atas beberapa keputusan transfer selama menjabat sebagai pelatih Juventus. Mantan pelatih Bianconeri itu mengaku ada salah satu pemain yang seharusnya tidak dilepas oleh klub. Dalam wawancara eksklusif dengan Il Corriere della Sera, Motta menjelaskan alasan di balik keputusan menjual beberapa pemain. Ia mengungkapkan pertimbangan ekonomi dan teknis menjadi faktor utama. Motta yang digantikan Igor Tudor pada Maret lalu juga membahas perkembangan beberapa pemain yang kini bersinar di klub lain. Ia berharap mereka bisa terus berkembang dengan baik. Motta menjelaskan bahwa keputusan menjual Moise Kean dan Nicolo Fagioli didasarkan pada pertimbangan ekonomi dan teknis. Kedua pemain tersebut kini menjadi pilihan utama di Fiorentina di bawah asuhan Raffaele Palladino. Pelatih asal Brasil itu mengungkapkan ketidaktahuan klub tentang kondisi cedera Arkadiusz Milik yang berkepanjangan. Kedatangan Randal Kolo Muani disebut memberikan kontribusi penting bagi tim. “Itu keputusan ekonomi, bukan hanya soal teknis,” ujar Motta. “Fagioli memulai dengan baik bersama kami, tapi kemudian mengalami masa sulit. Klub dan saya setuju dia butuh pengalaman baru,” tambahnya. Motta mengungkapkan Hans Nicolussi Caviglia sebagai pemain yang paling disesalinya dilepas Juventus. Gelandang berusia 24 tahun itu kini bermain untuk Venezia dengan status pinjaman plus opsi beli. Motta memuji kualitas yang ditunjukkan Nicolussi Caviglia di klub barunya. Ia mengakui Juventus seharusnya mempertahankan pemain asal Italia tersebut. “Satu pemain yang kami salah telah melepasnya adalah Nicolussi Caviglia. Dia pemain yang menunjukkan kualitas luar biasa,” akui Motta. “Dia pemain berbakat yang seharusnya tetap bersama kami. Keputusan itu adalah kesalahan,” tutup mantan pelatih Bologna itu.

Bukan Moise Kean, Inilah Pemain Yang Seharusnya Tak Dilepas Juventus Menurut Thiago Motta Read More »

Ancelotti Akui Perebutan Gelar La Liga Kian Berat Usai Real Madrid Dikalahkan Valencia

Berita Bola – Real Madrid menelan kekalahan menyakitkan dalam lanjutan La Liga musim ini. Bermain di kandang sendiri, mereka kalah 1-2 dari Valencia, Sabtu (5/4/2025) malam WIB. Gol-gol tim tamu dicetak Mouctar Diakhaby dan Hugo Duro. Sementara satu-satunya gol Madrid dicetak oleh Vinicius Junior. Di pertandingan lainnya, Barcelona hanya bermain imbang melawan Real Betis. Kini Madrid tertinggal empat poin dari rival abadi mereka. Pelatih Carlo Ancelotti tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah pertandingan. Ia mengakui persaingan menuju gelar juara semakin rumit. Carlo Ancelotti menilai timnya telah menciptakan banyak peluang di laga ini. Namun efektivitas di depan gawang menjadi masalah utama. “Kami menciptakan banyak peluang, kami sangat dekat untuk mencetak gol. Mungkin kami kurang efektif, dan dalam merebut bola, tetapi kami juga tidak banyak kebobolan,” kata Ancelotti. “Memang benar bahwa saat ini lawan tidak butuh banyak peluang untuk mencetak gol ke gawang kami. Kami mengambil risiko untuk menang karena hasil imbang tidak ada gunanya bagi kami, dan kami kena serangan balik. Secara ofensif, kami bermain dengan baik. Kami hanya kurang efektif.” Ancelotti menyebut perjuangan meraih gelar La Liga menjadi lebih sulit. Namun ia menolak untuk menyerah dan meminta tim terus berjuang. “Sekarang jauh lebih rumit untuk bersaing memperebutkan La Liga, tetapi kami masih punya niat untuk tampil baik hingga akhir,” ujarnya. “Kami masih punya peluang, meskipun setelah pertandingan ini terasa lebih sulit, tetapi kami harus terus berjuang sampai akhir. Kami kehilangan kesempatan untuk bertarung lebih kuat di liga.” Vinicius sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-13. Eksekusinya berhasil ditepis oleh kiper Valencia, Giorgi Mamardashvili. Soal penalti Vinicius yang gagal, Ancelotti memberi penjelasan. Ia ingin menumbuhkan kepercayaan diri sang pemain, meski hasilnya belum memuaskan. “Ini musim yang rumit soal penalti. Bellingham, Mbappe, dan Vinicius semuanya pernah gagal… Saya mencoba memberi dia kepercayaan diri, tapi dia juga gagal kali ini,” ucapnya.

Ancelotti Akui Perebutan Gelar La Liga Kian Berat Usai Real Madrid Dikalahkan Valencia Read More »

Terungkap, Inilah Penyebab Koopmeiners Gagal Bersinar Di Juventus

Berita Bola – Thiago Motta akhirnya angkat bicara mengenai masa jabatannya yang singkat sebagai pelatih Juventus. Eks pelatih Bianconeri itu mengungkap alasan Teun Koopmeiners dan Dusan Vlahovic gagal memenuhi ekspektasi di Turin. Motta yang digantikan Igor Tudor pada bulan Maret lalu juga membagikan pengalaman pribadinya usai dipecat. Ia mengaku menerima banyak pesan dukungan dari para pemain meski tak terlihat di media sosial. Dalam wawancara eksklusif dengan Il Corriere della Sera, Motta memberikan analisis mendalam tentang tantangan yang dihadapi kedua pemain bintang Juventus tersebut. Motta mengakui harga transfer Koopmeiners yang mencapai €60 juta langsung membebani pemain Belanda itu. Ekspektasi berlebihan dari publik dinilai memengaruhi performa gelandang berusia 26 tahun tersebut. Namun, Motta yakin Koopmeiners akan kembali ke level terbaiknya. Ia menilai pemain itu memiliki kualitas dan etos kerja yang baik. “Menurut saya, Koop langsung dibebani terlalu banyak ekspektasi. Harga transfernya yang mahal sangat berpengaruh,” ujar Motta. “Dia pemain level tinggi yang selalu tampil bagus untuk Atalanta dan timnas. Saya yakin saat menemukan keseimbangan, dia akan kembali ke level biasanya,” tambahnya. Motta mengungkapkan bahwa banyak pemain Juventus yang mengiriminya pesan dukungan secara privat. Ia menegaskan media sosial seringkali menciptakan persepsi yang salah tentang realita. Meski Koopmeiners tak mengunggah pesan publik, Motta mengaku tak kecewa. Ia memahami setiap pemain memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan dukungan. “Media sosial mengubah realita. Hari ini jika sesuatu tidak diungkapkan publik, seolah itu tidak terjadi,” kata Motta. “Banyak pemain yang mengirimi saya pesan pribadi, bahkan yang pernah saya tegur keras sekalipun. Itu pemikiran yang tulus,” lanjutnya. Motta menjelaskan alasan seringnya memainkan Vlahovic di paruh pertama musim. Striker Serbia itu dinilai pantas mendapat tempat utama berkat kerja kerasnya. Meski sempat kecewa saat tak dimainkan setelah kedatangan Kolo Muani, Vlahovic tetap menunjukkan sikap profesional. Motta memuji mentalitas pemain berusia 24 tahun itu. “Dusan memainkan banyak pertandingan, beberapa bilang terlalu banyak, tapi dia pantas karena selalu bekerja keras,” tegas Motta. “Hubungan kami baik. Dia tidak senang saat tak bermain, tapi selalu menghormati keputusan saya dan bekerja keras,” pungkas mantan pelatih Bologna itu.

Terungkap, Inilah Penyebab Koopmeiners Gagal Bersinar Di Juventus Read More »