Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

AS Roma Incar Endrick dan Franco Mastantuono, Siap Pinjam Duo Muda Real Madrid

Arenabetting – AS Roma mulai bergerak aktif pada bursa transfer musim panas 2026 meski memiliki anggaran yang terbatas. Klub ibu kota Italia itu kini mengincar dua pemain muda Real Madrid, Endrick dan Franco Mastantuono, untuk memperkuat skuad menghadapi musim baru. Roma memilih skema peminjaman karena dinilai lebih realistis dibandingkan harus membeli kedua pemain secara permanen. Langkah tersebut juga sejalan dengan keinginan Real Madrid yang ingin memberikan menit bermain lebih banyak kepada para pemain mudanya. Keseriusan Giallorossi terlihat dari langkah direktur olahraga Tony D’Amico yang terbang ke Spanyol. Kunjungannya bertujuan membahas peluang mendatangkan Endrick dan Mastantuono, meski persaingan mendapatkan keduanya diperkirakan tidak akan berjalan mudah. Roma Andalkan Kesempatan Bermain Real Madrid dikabarkan ingin Endrick dan Franco Mastantuono mendapatkan pengalaman bermain secara reguler. Klub berharap keduanya bisa berkembang lebih cepat melalui masa peminjaman di klub lain. Keberhasilan Como mengembangkan Nico Paz menjadi salah satu contoh yang ingin diulang oleh Real Madrid. Karena itu, Los Blancos terbuka untuk melepas kedua pemain tersebut dengan status pinjaman. Roma melihat situasi tersebut sebagai peluang yang layak dimanfaatkan. Selain menawarkan menit bermain yang lebih banyak, klub juga memiliki proyek jangka panjang yang menarik bagi pemain muda. Liga Champions Jadi Nilai Tambah Salah satu keuntungan yang dimiliki Roma adalah kesempatan tampil di Liga Champions musim depan. Faktor tersebut dinilai bisa menjadi daya tarik bagi Real Madrid maupun kedua pemain yang sedang diburu. Sebelumnya, Fiorentina sempat dikabarkan berada di posisi terdepan untuk mendapatkan Franco Mastantuono. Namun, kehadiran Roma membuat persaingan menjadi semakin terbuka. Bermain di kompetisi elite Eropa menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki semua klub peminat. Roma berharap kesempatan tersebut dapat menjadi pertimbangan penting dalam proses negosiasi. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan Real Madrid yang masih mengevaluasi klub terbaik untuk perkembangan dua talenta mudanya tersebut. Endrick Masuk Prioritas Utama Dari dua nama yang diburu, Endrick menjadi target utama Roma pada bursa transfer kali ini. Tony D’Amico dikabarkan lebih banyak membahas peluang meminjam penyerang asal Brasil tersebut selama berada di Spanyol. Endrick masih berusia 20 tahun dan membutuhkan kesempatan bermain yang lebih konsisten. Persaingan ketat di lini depan Real Madrid membuat peluang tampil sebagai starter masih cukup terbatas. Real Madrid mendatangkan Endrick dari Palmeiras pada 2024 dengan nilai transfer yang besar. Karena itu, klub ingin memastikan sang pemain berkembang di lingkungan yang tepat sebelum kembali ke Santiago Bernabeu. Roma disebut telah memantau perkembangan Endrick selama beberapa pekan terakhir. Meski peluangnya terbuka, proses negosiasi diperkirakan tetap berjalan sulit karena Real Madrid tidak ingin mengambil keputusan secara terburu-buru. Roma Siap Menunggu Keputusan Madrid Roma masih terus menjalin komunikasi dengan Real Madrid untuk mengetahui peluang merekrut Endrick maupun Franco Mastantuono. Kedua pemain itu dinilai mampu menambah kualitas lini serang Giallorossi pada musim baru. Di sisi lain, Fiorentina juga belum menyerah dalam persaingan mendapatkan salah satu dari dua pemain muda tersebut. Situasi itu membuat Roma harus bergerak cepat jika ingin memenangkan negosiasi. Apabila kesepakatan tercapai, kehadiran Endrick atau Mastantuono diyakini bisa menjadi tambahan kekuatan penting bagi Giallorossi dalam menghadapi Serie A dan Liga Champions musim 2026/2027.

AS Roma Incar Endrick dan Franco Mastantuono, Siap Pinjam Duo Muda Real Madrid Read More »

Barcelona Terancam Gagal Rekrut Fisnik Asllani, RB Leipzig Makin Unggul

Arenabetting – Barcelona menghadapi persaingan berat dalam perburuan Fisnik Asllani pada bursa transfer musim panas 2026. Penyerang Hoffenheim tersebut kini dikabarkan semakin dekat bergabung dengan RB Leipzig yang bergerak lebih cepat dalam proses negosiasi. Sebelumnya, Barcelona memasukkan nama Asllani sebagai salah satu alternatif apabila gagal mendatangkan Julian Alvarez. Namun hingga saat ini, klub asal Catalunya itu masih memusatkan perhatian untuk menyelesaikan transfer penyerang asal Argentina tersebut. Situasi itu dimanfaatkan RB Leipzig untuk mengambil langkah lebih serius. Klub Bundesliga tersebut kini berada di posisi terdepan sehingga peluang Barcelona mendapatkan Asllani semakin mengecil menjelang bergulirnya musim baru. RB Leipzig Bergerak Lebih Cepat Laporan dari Jerman menyebut Asllani tidak mengikuti pemusatan latihan Hoffenheim sebagai persiapan menghadapi musim baru. Kondisi tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa sang pemain akan segera meninggalkan klub. RB Leipzig menjadi tujuan yang paling memungkinkan bagi penyerang Timnas Kosovo itu. Negosiasi antara kedua klub juga dikabarkan terus mengalami perkembangan positif. Meski demikian, proses transfer masih belum sepenuhnya selesai. Masih ada beberapa detail yang harus disepakati sebelum kepindahan Asllani benar-benar diumumkan secara resmi. Klausul Pelepasan Jadi Kunci RB Leipzig harus mengaktifkan klausul pelepasan Asllani yang bernilai sekitar 30 juta euro. Jika syarat tersebut dipenuhi, Hoffenheim tidak memiliki hak untuk menahan kepergian pemain berusia 23 tahun itu. Meski peluang transfer cukup besar, Leipzig masih melakukan evaluasi terhadap komposisi skuad mereka. Klub ingin memastikan kebutuhan di lini depan sebelum meresmikan transfer baru. Saat ini Leipzig sudah memiliki beberapa pilihan di sektor penyerangan. Karena itu, mereka kemungkinan perlu melepas setidaknya satu pemain agar keseimbangan skuad tetap terjaga. Situasi tersebut membuat proses transfer belum sepenuhnya rampung. Namun, Leipzig tetap menjadi klub yang paling difavoritkan untuk mendapatkan tanda tangan Asllani. Barcelona Belum Menyerah Peluang Barcelona sebenarnya masih belum benar-benar tertutup. Selama transfer ke Leipzig belum selesai, klub asal Spanyol itu masih memiliki kesempatan untuk ikut bersaing. Kabar yang beredar menyebut Asllani tertarik melanjutkan karier bersama Barcelona. Keinginan tersebut bisa menjadi keuntungan apabila klub memutuskan bergerak lebih serius dalam waktu dekat. Meski demikian, manajemen Barcelona belum mengubah fokus utama mereka di bursa transfer. Julian Alvarez masih menjadi target prioritas untuk memperkuat lini serang musim depan. Apabila upaya merekrut Alvarez tidak membuahkan hasil, Barcelona berpeluang kembali mengalihkan perhatian kepada Asllani sebelum jendela transfer resmi ditutup. Barcelona Tetap Utamakan Julian Alvarez Barcelona saat ini masih berusaha mencari solusi agar bisa merekrut Julian Alvarez. Penyerang asal Argentina tersebut tetap menjadi pilihan utama dibandingkan target lainnya. Di sisi lain, klub juga berupaya mempertahankan Ferran Torres yang masih masuk dalam radar beberapa tim besar Eropa. Situasi tersebut membuat aktivitas Barcelona di bursa transfer masih terus menjadi perhatian. Keputusan akhir mengenai Asllani kemungkinan baru akan ditentukan setelah Barcelona mengetahui hasil negosiasi dengan Alvarez. Sampai saat itu, RB Leipzig masih menjadi klub yang memiliki peluang paling besar untuk mengamankan jasa penyerang Hoffenheim tersebut.

Barcelona Terancam Gagal Rekrut Fisnik Asllani, RB Leipzig Makin Unggul Read More »

Kerim Alajbegovic Resmi Gabung Juventus, Siap Tunjukkan Kemampuan di Serie A

Arenabetting – Juventus resmi mendapatkan tanda tangan Kerim Alajbegovic dari Bayer Leverkusen pada bursa transfer musim panas 2026. Winger berusia 18 tahun itu direkrut sebagai salah satu talenta muda yang diproyeksikan menjadi bagian penting dari masa depan klub. Bianconeri mengeluarkan dana awal sebesar 33 juta euro untuk menyelesaikan transfer tersebut. Nilai itu masih bisa bertambah hingga 40 juta euro apabila berbagai klausul bonus dalam kontrak berhasil dipenuhi. Alajbegovic menyambut kepindahannya dengan penuh antusias. Pemain Timnas Bosnia dan Herzegovina itu mengaku bangga bisa bergabung dengan Juventus dan siap memberikan penampilan terbaiknya demi membantu tim meraih prestasi. Juventus Beri Kontrak Jangka Panjang Juventus langsung memberikan kontrak berdurasi lima tahun kepada Alajbegovic. Kesepakatan tersebut akan membuat sang pemain bertahan di Turin hingga Juni 2031. Keputusan merekrut Alajbegovic tidak lepas dari penampilannya yang impresif selama menjalani masa peminjaman bersama Salzburg pada musim lalu. Ia tampil konsisten dan menjadi salah satu pemain muda yang paling menonjol. Selama membela klub Austria tersebut, Alajbegovic mencatatkan 13 gol dan empat assist dari 44 pertandingan di berbagai kompetisi. Statistik itu membuat Juventus bergerak cepat untuk mengamankan jasanya. Bangga Bisa Bermain untuk Juventus Alajbegovic mengaku merasakan kebanggaan besar saat pertama kali menginjakkan kaki di Allianz Stadium. Menurutnya, momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan dalam perjalanan kariernya. Pemain kelahiran Cologne itu menegaskan siap memberikan kemampuan terbaik setiap kali dipercaya tampil. Ia juga ingin membalas kepercayaan Juventus dengan kerja keras di setiap sesi latihan maupun pertandingan. Alajbegovic menilai bergabung dengan salah satu klub terbesar di Italia merupakan sebuah kehormatan. Karena itu, ia bertekad terus berkembang agar mampu memenuhi ekspektasi yang diberikan kepadanya. Ia juga berharap proses adaptasinya berjalan lancar sehingga bisa segera memberikan kontribusi bagi tim pada musim pertamanya di Serie A. Siap Menjawab Tantangan Baru Alajbegovic menggambarkan dirinya sebagai pemain yang senang menguasai bola dan aktif membantu serangan. Ia juga menikmati peran dalam menciptakan peluang, menggiring bola, hingga menyelesaikan kesempatan menjadi gol. Pengalamannya bersama Timnas Bosnia dan Herzegovina membuat rasa percaya dirinya semakin meningkat. Hingga kini, ia telah mencatatkan 11 penampilan dan menyumbang dua gol di level internasional. Salah satu momen terbaiknya terjadi pada Piala Dunia 2026 ketika Bosnia berhasil menyingkirkan Italia melalui adu penalti pada babak play-off. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting menghadapi tantangan baru di Italia. Alajbegovic optimistis mampu beradaptasi dengan cepat di Serie A. Ia memahami persaingan akan berlangsung ketat, tetapi yakin kerja keras akan membantunya berkembang bersama Bianconeri. Target Tampil Maksimal Bersama Bianconeri Alajbegovic ingin segera menunjukkan kualitasnya setelah resmi menjadi bagian dari Juventus. Ia berharap bisa beradaptasi secepat mungkin dengan gaya bermain tim dan tuntutan kompetisi Serie A. Pemain berusia 18 tahun itu juga menegaskan akan terus bekerja keras untuk berkembang dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan oleh tim pelatih sepanjang musim. Dengan usia yang masih muda dan potensi besar yang dimiliki, Alajbegovic diharapkan mampu menjadi investasi jangka panjang Juventus sekaligus memberikan kontribusi penting dalam beberapa musim mendatang.

Kerim Alajbegovic Resmi Gabung Juventus, Siap Tunjukkan Kemampuan di Serie A Read More »

PSG Salip Juventus dalam Perburuan Zion Suzuki, Parma Terima Tawaran Resmi

Arenabetting – Paris Saint-Germain bergerak cepat untuk mendapatkan Zion Suzuki pada bursa transfer musim panas 2026. Juara Ligue 1 itu dikabarkan sudah mengajukan tawaran resmi kepada Parma demi memboyong kiper Timnas Jepang tersebut. PSG menawarkan dana sebesar 33 juta euro untuk mengamankan tanda tangan Suzuki. Nilai tersebut membuat klub asal Prancis itu berada di posisi terdepan dalam persaingan yang sebelumnya juga melibatkan Juventus. Situasi ini membuat Parma harus segera menentukan langkah terkait masa depan penjaga gawang berusia 23 tahun tersebut. Di sisi lain, Juventus kini berada dalam tekanan jika masih ingin menjadikan Suzuki sebagai target utama musim panas ini. PSG Langsung Ajukan Tawaran Resmi PSG dikabarkan tidak ingin membuang waktu dalam memburu Zion Suzuki. Tawaran resmi senilai 33 juta euro telah disampaikan kepada Parma sebagai bentuk keseriusan klub. Nilai tersebut membuat PSG unggul dalam persaingan mendapatkan tanda tangan Suzuki. Juventus yang sejak awal memantau sang pemain kini terancam kehilangan target incarannya. Meski begitu, Parma masih belum mengambil keputusan akhir. Klub Serie A tersebut masih mempertimbangkan berbagai opsi sebelum menentukan masa depan salah satu pemain andalannya. Ada Opsi Dipinjamkan Kembali ke Parma Suzuki masih memiliki kontrak bersama Parma hingga 2029. Karena itu, posisi klub cukup kuat dalam menentukan nilai transfer sang pemain. Menariknya, PSG disebut tidak menutup kemungkinan meminjamkan Suzuki kembali ke Parma apabila transfer berhasil diselesaikan pada musim panas ini. Langkah tersebut dinilai bisa menjadi solusi terbaik bagi semua pihak. Suzuki tetap mendapatkan kesempatan bermain secara reguler, sementara PSG tetap mengamankan salah satu aset masa depannya. Skema itu juga memungkinkan sang kiper terus berkembang sebelum benar-benar menjadi bagian utama skuad PSG pada musim berikutnya. Performa Suzuki Terus Meningkat Penampilan Zion Suzuki bersama Parma sepanjang musim lalu menjadi alasan utama banyak klub tertarik merekrutnya. Ia tampil konsisten dan memberikan kontribusi penting di bawah mistar gawang. Kiper asal Jepang itu mencatatkan lima clean sheet dari 20 pertandingan Serie A. Performa tersebut membantu Parma mengakhiri musim di papan tengah klasemen. Di level internasional, Suzuki juga terus dipercaya memperkuat Timnas Jepang. Hingga kini, ia telah mengoleksi 28 penampilan bersama tim nasional dan menjadi pilihan utama. Penampilan yang stabil bersama klub maupun tim nasional membuat nilai pasar Suzuki terus meningkat. Parma pun berpeluang mendapatkan keuntungan besar jika melepasnya pada bursa transfer kali ini. Juventus Harus Segera Ambil Keputusan Masuknya PSG membuat Juventus harus bergerak lebih cepat apabila masih ingin mendapatkan Zion Suzuki. Klub asal Turin itu perlu menyiapkan tawaran yang mampu menyaingi proposal dari PSG. Apabila gagal memenangkan persaingan, Juventus kemungkinan akan mengalihkan perhatian kepada target lain untuk memperkuat posisi penjaga gawang sebelum musim baru dimulai. Sementara itu, Parma berharap proses negosiasi segera selesai agar tim bisa fokus menghadapi persiapan Serie A 2026/2027. Keputusan mengenai masa depan Suzuki diperkirakan akan menjadi salah satu transfer yang menarik untuk terus diikuti dalam beberapa pekan ke depan.

PSG Salip Juventus dalam Perburuan Zion Suzuki, Parma Terima Tawaran Resmi Read More »

Mateo Kovacic Berpeluang Kembali ke Inter Milan, Rumor Makin Menguat

Arenabetting – Mateo Kovacic kembali dikaitkan dengan kepulangan ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2026. Rumor tersebut semakin ramai setelah gelandang Manchester City itu bertemu beberapa sosok lama dari kubu Inter saat kedua tim menjalani laga uji coba pramusim di Hong Kong. Pertemuan tersebut langsung memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Kovacic kembali mengenakan seragam Inter. Apalagi pemain asal Kroasia itu terlihat berbincang hangat dengan sejumlah pemain dan staf klub yang pernah bekerja sama dengannya. Meski begitu, peluang transfer tersebut masih belum bisa segera diwujudkan. Inter Milan dikabarkan harus menyelesaikan beberapa urusan di dalam skuad sebelum membuka jalan bagi kepulangan mantan gelandang mereka tersebut. Pertemuan di Hong Kong Jadi Sorotan Rumor kepulangan Kovacic kembali menguat setelah laga pramusim antara Manchester City dan Inter Milan di Hong Kong. Momen itu menarik perhatian karena sang pemain terlihat akrab dengan beberapa anggota tim Inter. Kovacic terlihat berbincang dengan Petar Sucic yang juga berasal dari Kroasia. Ia juga menyapa Federico Dimarco dan asisten pelatih Aleksandar Kolarov dengan suasana yang hangat. Inter bahkan membagikan video pertemuan tersebut melalui media sosial klub. Unggahan itu semakin memancing spekulasi dari para pendukung mengenai kemungkinan sang gelandang kembali ke San Siro. Inter Masih Harus Kurangi Pemain Meski minat terhadap Kovacic terus berkembang, Inter belum bisa bergerak cepat. Manajemen klub dikabarkan masih harus mengurangi jumlah pemain di lini tengah sebelum merekrut wajah baru. Beberapa pekan terakhir, perwakilan Kovacic juga dikabarkan telah menawarkan sang pemain kepada pihak Inter. Namun, respons dari klub masih menunggu perkembangan situasi transfer pemain lain. Inter disebut hanya akan mempertimbangkan transfer tersebut apabila ada gelandang yang lebih dulu meninggalkan tim. Langkah itu diperlukan agar ruang skuad dan anggaran tetap seimbang. Nama Kristjan Asllani dan Davide Frattesi menjadi dua pemain yang berpotensi dilepas pada bursa transfer musim panas. Namun hingga kini, belum ada kesepakatan resmi yang tercapai. Kovacic Masih Punya Hubungan Spesial Kovacic bukan sosok baru bagi Inter Milan. Gelandang berusia 32 tahun itu pernah memperkuat klub tersebut setelah didatangkan dari Dinamo Zagreb pada 2013. Selama membela Inter, Kovacic menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang muda berbakat di Eropa. Penampilannya kemudian menarik perhatian Real Madrid yang merekrutnya pada 2015. Transfer ke Real Madrid saat itu memberikan keuntungan besar bagi Inter karena nilai penjualannya jauh lebih tinggi dibanding biaya saat membelinya dari Dinamo Zagreb. Kini, kesempatan untuk kembali ke San Siro kembali terbuka. Pengalaman dan kualitas yang dimiliki Kovacic dinilai masih bisa memberikan tambahan kekuatan bagi lini tengah Inter. Masa Depan Kovacic Masih Menunggu Kepastian Kovacic saat ini memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Manchester City. Kondisi tersebut membuat masa depannya menjadi salah satu topik yang terus diperbincangkan pada bursa transfer. Sang gelandang dikabarkan ingin segera mendapatkan kepastian mengenai langkah berikutnya dalam kariernya. Kepulangan ke Inter menjadi salah satu pilihan yang dianggap menarik apabila situasi memungkinkan. Meski peluang tersebut belum sepenuhnya terbuka, Inter Milan masih berpotensi mengupayakan transfer Kovacic setelah menyelesaikan proses penjualan pemain. Semua keputusan kini bergantung pada aktivitas klub di sisa bursa transfer musim panas.

Mateo Kovacic Berpeluang Kembali ke Inter Milan, Rumor Makin Menguat Read More »

Roberto De Zerbi Bingung dengan Masa Depan Richarlison di Tottenham

Arenabetting – Masa depan Richarlison di Tottenham Hotspur masih menjadi tanda tanya menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Manajer Roberto De Zerbi mengaku belum mengetahui keputusan sang penyerang yang dinilai masih berubah-ubah mengenai keinginannya bertahan atau meninggalkan klub. Komentar tersebut disampaikan De Zerbi setelah Tottenham mengalahkan Chelsea 2-1 dalam laga uji coba pramusim di Sydney, Sabtu (1/8/2026). Meski mengaku puas dengan kontribusi Richarlison, ia belum bisa memastikan bagaimana nasib pemain asal Brasil itu pada musim panas ini. Situasi tersebut menjadi perhatian karena kontrak Richarlison bersama Tottenham tinggal menyisakan satu tahun. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kedua belah pihak akan segera menyepakati kontrak baru. De Zerbi Puji Sikap Richarlison Roberto De Zerbi menilai Richarlison selalu menunjukkan sikap profesional selama berada di dalam tim. Menurutnya, pemain berusia 29 tahun itu bekerja keras setiap hari dan menjadi sosok penting di ruang ganti. Pelatih asal Italia itu juga mengaku menghormati apa pun keputusan yang nantinya diambil oleh Richarlison. Meski begitu, ia mengaku belum memahami keinginan sang pemain yang dinilai sering berubah. De Zerbi menjelaskan bahwa terkadang Richarlison ingin tetap bertahan di Tottenham. Namun, di kesempatan lain, penyerang Brasil tersebut justru memberi sinyal yang berbeda mengenai masa depannya. Tottenham Sulit Cari Pengganti De Zerbi menegaskan Richarlison bukan penyerang yang mudah digantikan. Ia menilai kemampuan mencetak gol yang dimiliki mantan pemain Everton itu menjadi salah satu nilai penting bagi Tottenham. Menurutnya, Richarlison tidak mencetak banyak gol karena faktor keberuntungan. Sang penyerang dinilai memang memiliki naluri tajam di depan gawang yang sulit ditemukan pada pemain lain. Musim lalu, Richarlison berhasil mencetak 12 gol untuk Tottenham di semua kompetisi. Catatan tersebut menjadi alasan De Zerbi masih ingin mempertahankan pemain andalannya. Pelatih berusia 47 tahun itu juga menilai kualitas penyerang baru belum tentu bisa langsung memberikan kontribusi yang sama jika dibandingkan dengan Richarlison. Kontrak Mulai Jadi Sorotan Kontrak Richarlison bersama Tottenham akan berakhir pada tahun depan. Sampai saat ini, belum ada perkembangan mengenai pembicaraan kontrak baru antara kedua belah pihak. Situasi tersebut membuat berbagai spekulasi mengenai masa depannya terus bermunculan. Apalagi Tottenham juga dikabarkan sedang mencari tambahan penyerang pada bursa transfer musim panas. Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan klub asal London Utara tersebut sebagai calon penyerang baru. Kondisi itu semakin memunculkan pertanyaan mengenai peluang Richarlison bertahan. Meski begitu, belum ada keputusan resmi dari Tottenham terkait masa depan penyerang Timnas Brasil tersebut. Semua kemungkinan masih terbuka menjelang penutupan bursa transfer. Tottenham Dikaitkan dengan Sejumlah Striker Tottenham disebut sedang memantau beberapa penyerang untuk memperkuat lini depan musim ini. Beberapa nama yang masuk dalam daftar incaran antara lain Savinho, Victor Osimhen, Rafael Leao, dan Marcus Rashford. Kehadiran calon penyerang baru berpotensi memengaruhi masa depan Richarlison. Namun, hingga kini De Zerbi masih berharap pemainnya tetap menjadi bagian dari skuad Tottenham untuk menghadapi musim baru. Sambil menunggu kepastian transfer, Richarlison tetap menunjukkan kontribusi positif. Terbaru, ia menjadi penentu kemenangan Tottenham saat mengalahkan Chelsea dalam laga uji coba pramusim di Sydney.

Roberto De Zerbi Bingung dengan Masa Depan Richarlison di Tottenham Read More »