Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Tanggapan Steven Gerrard Soal Kontroversi Mohamed Salah di Liverpool

Berita Bola – Legenda Liverpool, Steven Gerrard, menilai Mohamed Salah telah keliru dengan menyatakan dirinya “dibuang” oleh klub usai tidak dimainkan dalam hasil imbang 3-3 kontra Leeds United akhir pekan lalu. Mohamed Salah membuat pernyataan besar setelah melontarkan kritik kepada Arne Slot dan manajemen Liverpool dalam wawancara seusai laga, bahkan mengisyaratkan bahwa laga melawan Brighton & Hove Albion akhir pekan ini bisa menjadi pertandingan terakhirnya untuk klub. Situasi memanas itu berlanjut ketika Slot merespons dengan tak menyertakan Salah dalam skuad perjalanan Liverpool untuk laga Liga Champions melawan Inter Milan pada Selasa malam. Ketegangan tersebut memunculkan tanda tanya besar soal masa depan sang penyerang asal Mesir di Anfield. Berbicara di TNT Sports, Gerrard memberikan pembelaan kepada Salah walau ia tetap menilai pernyataan sang pemain tetap melewati batas. Ia mengenang pengalamannya menangani konflik internal pada masa Luis Suarez dan Brendan Rodgers di Liverpool untuk menggambarkan betapa pentingnya penyelesaian cepat. “Dia jelas sangat marah karena tidak bermain, dan saya menghargai itu. Dia tidak mau hanya duduk di bangku cadangan,” kata Gerrard. “Tetapi soal kalimat yang menyebut ada pihak yang ‘dibuang di bawah bus’, itu keliru. Ia harus menarik perkataan itu dan menyelesaikannya langsung dengan manajer.” Gerrard menegaskan bahwa kapten Liverpool, Virgil van Dijk, perlu memainkan peran penting sebagai penengah. “Ini membutuhkan Virgil van Dijk untuk turun tangan. Saya dulu sering menyelesaikan hal-hal seperti ini demi kepentingan klub, tim, dan para suporter,” ujarnya. “Saya pernah melihatnya dalam kasus Suarez dengan Brendan, bahkan saya pernah mengalaminya sendiri.” Ia mengingatkan bahwa setiap pemain bisa melakukan kesalahan emosional. “Semua pemain pernah hilang kontrol. Ketika semuanya sudah mereda, saya yakin Mo akan berpikir, ‘Saya tidak seharusnya mengatakan itu, saya terlalu emosional’.” Gerrard menegaskan bahwa solusi terbaik bagi semua pihak adalah mengembalikan Salah ke performa terbaiknya. “Pada akhirnya, Liverpool membutuhkan Mo Salah kembali bermain bagus, kembali mencetak gol. Dia pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, dan dia yang bisa membantu tim keluar dari situasi ini,” ujarnya. Meski demikian, kepastian apakah Salah akan kembali turun berbaju Liverpool masih belum jelas. Dengan Brighton menghadapi Liverpool pada Sabtu dan sang penyerang dijadwalkan berangkat ke Piala Afrika (AFCON) tak lama setelahnya, beberapa hari ke depan bisa menjadi penentu salah satu babak akhir karier Salah di Anfield.

Tanggapan Steven Gerrard Soal Kontroversi Mohamed Salah di Liverpool Read More »

Malam Lamine Yamal di Liga Champions: Pecahkan Rekor UCL, Marah-Marah Ketika Diganti

Berita Bola – Lamine Yamal kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Liga Champions saat Barcelona meraih kemenangan 2-1 atas Eintracht Frankfurt. Performa remaja 18 tahun itu memberi kontribusi langsung dalam gol penentu tiga poin. Namun, euforia keberhasilan tersebut tidak berlangsung lama bagi sang bintang muda. Yamal justru mengakhiri pertandingan dengan rasa frustrasi. Keputusan wasit dan keputusan pelatih membuat sorotan terhadap dirinya berubah arah pada menit-menit akhir. Barcelona sendiri meraih kemenangan penting dalam persaingan menuju zona otomatis ke babak berikutnya. Lamine Yamal berperan penting dalam kemenangan Barcelona lewat assist untuk Jules Kounde pada menit ke-53. Umpan tersebut menjadi kontribusi krusial yang memastikan tambahan tiga poin sekaligus menegaskan perkembangan pesat sang remaja dalam kompetisi elite Eropa. Performa itu membawa Barcelona naik ke posisi ke-14 dalam klasemen fase liga untuk Liga Champions musim ini. Lebih dari itu, assist tersebut juga membuat Yamal memecahkan rekor penting. Ia kini menjadi pemain dengan keterlibatan gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions untuk usia 18 tahun ke bawah, yakni tujuh gol dan tujuh assist (total 14). Rekor itu sebelumnya dipegang Kylian Mbappe dengan total 13 kontribusi gol. Sejumlah nama besar lain seperti Raul (7), Jude Bellingham (6), Rodrygo (6), dan Theo Walcott (6) berada jauh di belakang catatan Yamal. Catatan performa Yamal musim ini terus menonjol. Ia telah mencetak total 8 gol dan 10 assist dalam 17 laga bersama Barcelona, termasuk dua gol dan dua assist dari lima penampilan di Liga Champions. Di balik euforia rekor tersebut, malam yang dijalani Yamal berubah menjadi frustrasi. Kartu kuning yang ia terima pada menit ke-56 membuatnya dipastikan absen pada laga berikutnya melawan Slavia Praha pada 21 Januari. Ketika ia ditarik keluar pada menit ke-89, Yamal menunjukkan gestur kecewa saat menuju pinggir lapangan. Situasi tersebut kemudian dijelaskan oleh Hansi Flick dalam konferensi pers usai pertandingan. “Dia sedikit kecewa, tetapi dia sudah mendapat kartu kuning dan kami membutuhkan tenaga segar,” ujar Flick kepada wartawan. “Tidak masalah. Memang begitu adanya. Saya memahaminya. Semua pemain ingin bermain dan dia merasa bisa bermain 100 menit.” “Dia masih muda. Sikapnya bagus. Saya tidak punya masalah dengan itu. Saya juga pernah menjadi pemain. Saya bisa memahaminya,” tutupnya.

Malam Lamine Yamal di Liga Champions: Pecahkan Rekor UCL, Marah-Marah Ketika Diganti Read More »

Lamine Yamal Tampak Kecewa Saat Diganti di Laga Lawan Eintracht Frankfurt, Begini Respons Hansi Flick

Berita Bola – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan respons menenangkan usai kemenangan 2-1 timnya atas Eintracht Frankfurt pada matchday Liga Champions 2025-2026. Laga tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Blaugrana di UEFA Champions League, sekaligus memperlihatkan dinamika menarik antara Flick dan pemain muda Lamine Yamal. Kemenangan ini juga menegaskan kembali konsistensi Barcelona, meski mereka kembali harus mengejar ketertinggalan terlebih dahulu—situasi yang sudah berulang selama lima pertandingan terakhir. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Flick memberikan penjelasan panjang terkait evaluasinya. Ia menekankan bahwa kemenangan ini lahir melalui perjuangan keras, terutama karena Frankfurt bermain dengan blok pertahanan sangat dalam. Flick menjelaskan bahwa dua gol Jules Kounde dari situasi bola mati menjadi faktor pembeda. Dalam narasinya sebelum memberikan komentar langsung, ia menggambarkan bagaimana Barcelona menyesuaikan pendekatan di babak kedua untuk membuka ruang lebih banyak. “Tiga poin yang sangat penting. Kami kembali,” ungkap Hansi Flick dikutip dari Mundo Deportivo. “Pertandingan yang sangat sulit, mereka bertahan sangat dalam, tetapi kami menguasai permainan dan menciptakan peluang,” tegasnya. “Di babak kedua, kami mengubah beberapa hal dan Marcus berperan penting dalam memberikan lebar dan meregangkan lini. Kami mencetak dua gol dari set piece, tetapi itu juga bagian dari permainan.” Salah satu momen paling mencuri perhatian dalam laga Barcelona kontra Eintracht Frankfurt adalah ekspresi kecewa Lamine Yamal saat ditarik keluar pada menit ke-89. Flick sebelumnya pernah mengkritik Yamal mengenai sikap emosionalnya. Namun kali ini, ia justru menanggapinya dengan humor dan pemahaman. Hansi Flick menerangkan bahwa pergantian tersebut murni keputusan teknis, terlebih Yamal sudah mengantongi kartu kuning. Namun ia memahami sepenuhnya keinginan pemain muda itu untuk terus berada di lapangan. “Dia sedikit kecewa. Lain kali dia duduk di bangku cadangan (sambil tertawa). Itu bukan masalah bagi saya. Tidak, ini Lamine,” kata Flick. “Dia seperti ini. Dia mendapat kartu kuning, saya pikir juga di lima menit terakhir kami harus melakukan pergantian. Jadi itu alasannya.” “Dan saya benar-benar mengerti karena semua orang ingin tetap di lapangan. Dia juga berpikir bisa bermain 90 atau 100 menit,” lanjutnya. Lebih lanjut, Hansi Flick menilai reaksi Lamine Yamal sebagai hal yang wajar mengingat sang pemain masih sangat muda. Ia menyebut tidak melihat adanya masalah dari sikap tersebut dan dapat memahaminya karena pernah berada pada posisi yang sama ketika masih menjadi pemain. Menurut Flick, Yamal berada pada level yang berbeda sehingga responsnya dapat diterima sepenuhnya. Ia menegaskan bahwa tidak ada persoalan terkait hal itu. “Dia masih muda. Tidak apa-apa. Saya pikir itu juga sikap yang baik. Bagi saya, saya tidak punya masalah dengan itu,” tambah Hansi Flick “Saya sepenuhnya bisa memahami karena saya juga pernah menjadi pemain, mungkin saya tidak menunjukkan seperti Lamine tetapi dia juga pemain di level yang berbeda jadi saya sepenuhnya menerima itu. Tidak ada masalah,” pungkasnya.

Lamine Yamal Tampak Kecewa Saat Diganti di Laga Lawan Eintracht Frankfurt, Begini Respons Hansi Flick Read More »

Arne Slot Puji Mental Pejuang Liverpool Usai Menang di Kandang Inter Milan

Berita Bola – Manajer Liverpool, Arne Slot memberikan apresiasi kepada anak asuhnya usai mereka mengalahkan Inter Milan. Ia menilai pasukan The Reds menunjukkan mentalitas pejuang sehingga mereka keluar sebagai pemenang laga itu. Liverpool baru saja menyambagi San Siro. Mereka berhadapan dengan Inter Milan di pertandingan pekan keenam League Phase Liga Champions musim 2025/2026. Liverpool berhasil pulang ke Inggris sambil membawa pulang tiga poin. Penalti Dominik Szoboszlai berhasil membuat The Reds menang 1-0 atas tuan rumah di laga ini. Arne Slot mengaku puas dengan kemenangan tipis timnya melawan Inter Milan. Ia senang karena timnya tampil dengan kemampuan terbaik mereka sehingga mereka bisa menang di laga ini. Dalam wawancaranya di Amazon Prime, Slot mengaku puas dengan kemenangan timnya. Ia menyebut bahwa kemenangan atas Inter Milan ini merupakan kemenangan yang besar bagi The Reds. Ia menyebut bahwa Inter Milan adalah tim yang tangguh dan sulit ditaklukkan. Jadi ia senang timnya bisa meraih tiga poin di San Siro pada dini hari tadi. “Saya tidak bisa meminta yang lebih baik jika anda melihat penampilan kami melawan tim kuat seperti Inter. Para pemain saya menunjukkan mentalitas yang luar biasa dan kami mendapatkan hasil yang luar biasa juga,” ujar Slot. Lebih lanjut, Slot menyebut bahwa kemenangan melawan Inter Milan ini sangat sulit diraih. Ia menyebut tim besutan Chivu itu benar-benar tampil apik di semua lini. Itulah mengapa ia menilai Liverpool bermain dengan luar biasa apik hari ini sehingga mereka bisa mengalahkan tim kuat seperti La Beneamata di laga ini. “Kami tertinggal tiga poin di belakang Inter di klasemen, jadi hal terbaik yang bisa kami raih hari ini adalah menang di sini. Mereka (Inter Milan) memiliki tim yang sangat bagus, dan hari ini kami menunjukkan performa yang bagus,” pungkas sang manajer. Kemenangan melawan Inter Milan ini berdampak besar bagi Liverpool. Posisi mereka membaik di klasemen sementara League Phase Liga Champions 2025/2026. Mereka menduduki peringkat delapan dengan raihan 12 poin, di man amereka hanya terpaut tiga poin dari Arsenal di puncak lasemen.

Arne Slot Puji Mental Pejuang Liverpool Usai Menang di Kandang Inter Milan Read More »

Mohamed Salah dan Federico Chiesa Sama-Sama Dicampakkan Arne Slot di Liverpool

Berita Bola – Liverpool sedang tidak baik-baik saja. Posisi Arne Slot di kursi pelatih tengah menjadi sorotan, bukan hanya karena rentetan hasil negatif, tetapi juga akibat memburuknya hubungan dengan Mohamed Salah. Berstatus juara bertahan di Liga Inggris, Liverpool sejatinya memulai musim ini dengan impresif, menyapu bersih lima kemenangan dari lima laga awal. Namun, setelah itu performa Liverpool tiba-tiba menurun drastis. Hasilnya The Reds kini tercatat menelan sembilan kekalahan dalam 15 laga terakhir di semua kompetisi. Konflik antara Salah dan Slot pecah ke publik setelah sang winger memberikan wawancara yang menyinggung hubungan “yang sudah patah” antara dirinya, sang manajer, dan klub. Ia merasa “dikorbankan” setelah hanya menjadi pemain cadangan tidak terpakai dalam beberapa pertandingan terakhir. Liverpool kemudian mencoret namanya dari daftar pemain yang dibawa menghadapi Inter Milan. Meski kubu The Reds bersikeras keputusan itu murni soal pilihan taktik, publik menilai langkah tersebut semakin menegaskan retaknya relasi keduanya. Salah diperkirakan segera bergabung dengan Timnas Mesir untuk Piala Afrika dalam waktu dekat. Dengan kontraknya yang masih berlaku hingga 2027, masa depannya tetap penuh tanda tanya. Rumor mengenai kemungkinan hengkang pada bursa transfer berikutnya pun kian santer terdengar. Sebelum Salah, Slot sudah lebih dulu dinilai memiliki hubungan ‘dingin’ dengan Chiesa. Dalam laga melawan Sunderland lalu, winger Italia berusia 28 tahun itu melakukan aksi krusial dengan melakukan goal line clearance yang menggagalkan Sunderland membawa pulang tiga poin. Meski Florian Wirtz mencetak gol penyeimbang, kontribusi terbesar justru datang dari Chiesa, yang ironisnya hanya tampil selama 10 menit. Tambahan waktu bermain tersebut membuat total menit bermain Chiesa musim ini baru menyentuh kisaran 400 menit. Angka yang terbilang minim bagi pemain yang sebenarnya fit sejak awal musim dan belum pernah mengalami masalah kebugaran berarti. Chiesa berkali-kali dianggap sekadar opsi darurat, sementara Slot lebih sering mempercayakan posisi starter kepada Cody Gakpo. Padahal, Chiesa dinilai layak mendapatkan menit bermain reguler untuk membuktikan bahwa ia mampu memberikan dampak signifikan dan membangun koneksi lebih kuat dengan rekan-rekannya di lini depan.

Mohamed Salah dan Federico Chiesa Sama-Sama Dicampakkan Arne Slot di Liverpool Read More »

Kurang Cocok di Real Madrid, Mungkinkah Xabi Alonso Latih Liverpool?!

Berita Bola – Xabi Alonso kembali menjadi pusat perhatian setelah ia menanggapi rumor kepindahan ke Liverpool. Situasi ini muncul ketika posisinya di Real Madrid sedang berada di bawah tekanan berat. Kekalahan Real Madrid dari Celta Vigo (0-2) membuat masa depan sang pelatih disorot tajam jelang laga Liga Champions. Di Inggris, kondisi Liverpool juga tak kalah rumit. Arne Slot menghadapi kritik keras setelah awal musim yang mengecewakan dan hubungan yang tegang dengan Mohamed Salah. Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa manuver managerial bisa terjadi dalam waktu dekat. Dalam atmosfer penuh ketidakpastian ini, jawaban Alonso ketika ditanya tentang kemungkinan kembali ke Anfield justru menambah panasnya rumor yang telah beredar selama berminggu-minggu. Nama Alonso terus dikaitkan dengan peluang kembali ke Liga Inggris. Spekulasi tersebut semakin menguat menjelang laga besar Madrid melawan Manchester City. Kondisi tim yang tidak stabil membuat masa depan Alonso ikut dipertanyakan, memperluas cakupan isu hingga ke Inggris. Ketika ditanya mengenai peluang melatih Liverpool atau klub Inggris lainnya, Alonso memberikan jawaban yang membuka ruang interpretasi. “Pastinya, itu sesuatu yang bisa dipertimbangkan dengan klub-klub Inggris, dengan mantan klub saya,” katanya. “Namun, untuk saat ini, ini adalah tempat yang saya inginkan, dan di masa depan, Anda tidak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi.” Jawaban tersebut tidak menutup kemungkinan apa pun, baik mempertahankan posisinya di Madrid maupun kemungkinan kembali ke Anfield di masa mendatang. Situasi ini kian menambah intensitas dinamika yang terjadi di dua klub besar tersebut. Sementara Alonso menghadapi tekanannya sendiri, kondisi Arne Slot di Liverpool turut memperburuk rumor yang beredar. The Reds terperosok ke peringkat ke-10 meski sudah melakukan investasi besar pada musim panas. Sorotan semakin tajam setelah konflik Slot dengan Mohamed Salah muncul ke publik. Salah secara terbuka mengkritik sang pelatih setelah hasil 3-3 melawan Leeds. Ketegangan itu berdampak langsung pada keputusan yang diambil Slot jelang laga berikutnya. “Itu adalah keputusan yang mereka buat di Liverpool. Kita tidak mengetahui banyak detail dari situasinya. Jadi bukan tempat saya untuk memberikan pendapat tentang hal itu,” ujar Alonso. Di Madrid, Alonso menghadapi pekan yang menentukan. Kekalahan 2-0 dari Celta Vigo membuat tim tertinggal empat poin dari Barcelona, sekaligus memunculkan spekulasi bahwa hasil buruk melawan Manchester City bisa berdampak fatal bagi masa depannya. Tekanan semakin besar karena performa Madrid tidak konsisten dan alur permainan belum stabil. Meski begitu, Alonso menegaskan bahwa setiap laga adalah peluang untuk memperbaiki keadaan. “Pertandingan berikutnya adalah yang terbaik,” katanya. “Saya pikir saya mengenal diri saya, dan para fans sangat mengenal Manchester City dari banyak pertemuan dalam beberapa tahun terakhir, tetapi saya melihatnya sebagai sebuah kesempatan.”

Kurang Cocok di Real Madrid, Mungkinkah Xabi Alonso Latih Liverpool?! Read More »